Suatu ketika, Imam Haris Al-Muhasibi berkata kepada ulama-ulama jahat pencinta dunia (ulama su’). Katanya, “Celakalah kamu, wahai orang yang tertipu! Apa alasanmu…
Suatu waktu, Imam Haris Al-Muhasibi—salah satu pembesar ulama sufi yang hidup di abad ke-3 Hijriah, yang karyanya, kitab Al-Ri’ayah li Huquqillah Ta’ala,…
Sudah jelas bahwa sifat kikir memiliki tingkatan. Tingkat yang paling tinggi menunjukkan ketidakmampuan seseorang untuk memenuhi kewajibannya, seperti mengeluarkan zakat, memberikan nafkah…
Pada pengajian Ihya’ Ulumuddin episode ke-429, Gus Ulil menjelaskan lima pokok tanggung jawab dalam mengelola harta yang harus dipatuhi oleh setiap pemiliknya….
Sudah maklum bahwa peduli dan berbagi adalah salah satu ajaran Islam yang diperintahkan Allah SWT kepada umat-Nya. Tentu saja, ajaran ini tidak…
Suatu waktu, Imam Abu Hasan Al-Busyanji hendak masuk ke dalam toilet. Ia kemudian memanggil muridnya dan berkata, “Tolong lepaskan gamisku ini dan…
Kita tahu bahwa penyebab utama manusia memiliki sifat pelit adalah cinta yang berlebihan terhadap harta dunia. Harta sering kali menjadi sumber penyakit,…
Sudah maklum bahwa dalam hal kebutuhan hidup duniawi, manusia cenderung mementingkan diri sendiri. Banyak yang tidak menyadari bahwa pada hakikatnya manusia adalah…
Gus Ulil Ngaji Ihya’ Ulumuddin: Memprioritaskan Kepentingan Orang Lain di Atas Kepentingan Sendiri
Dalam kehidupan, kepelitan dan kedermawanan (kepedulian sosial) memiliki tingkatan yang berbeda. Tidak ada kedermawanan yang lebih tinggi daripada memberikan apa yang kita…
Diskusi mengenai tema “mencela dunia” sebenarnya tidak lagi menjadi topik yang populer di zaman sekarang. Pasalnya, kitab Ihya’ Ulumuddin mengajarkan untuk mencela…


