Suatu waktu, Imam Abu Hasan Al-Busyanji hendak masuk ke dalam toilet. Ia kemudian memanggil muridnya dan berkata, “Tolong lepaskan gamisku ini dan…
Kita tahu bahwa penyebab utama manusia memiliki sifat pelit adalah cinta yang berlebihan terhadap harta dunia. Harta sering kali menjadi sumber penyakit,…
Sudah maklum bahwa dalam hal kebutuhan hidup duniawi, manusia cenderung mementingkan diri sendiri. Banyak yang tidak menyadari bahwa pada hakikatnya manusia adalah…
Gus Ulil Ngaji Ihya’ Ulumuddin: Memprioritaskan Kepentingan Orang Lain di Atas Kepentingan Sendiri
Dalam kehidupan, kepelitan dan kedermawanan (kepedulian sosial) memiliki tingkatan yang berbeda. Tidak ada kedermawanan yang lebih tinggi daripada memberikan apa yang kita…
Diskusi mengenai tema “mencela dunia” sebenarnya tidak lagi menjadi topik yang populer di zaman sekarang. Pasalnya, kitab Ihya’ Ulumuddin mengajarkan untuk mencela…
Sebagai manusia biasa, kita menyadari bahwa hidup memerlukan sarana duniawi atau kekayaan untuk memenuhi kebutuhan. Tulisan ini tidak bermaksud menyarankan kita untuk…
Sudah mafhum bahwa hasad (dengki) atau iri hati adalah sikap mental yang menimbulkan rasa sakit hati apabila melihat orang lain mendapatkan kesenangan…
Anda tahu bahwa antara kedermawanan dan kepelitan sama-sama memiliki tingkatan. Derajat paling tingginya kedermawanan adalah memberikan hartanya kepada orang yang butuh (mendahulukan…
Dalam kitab Ihya Ulumuddin, Al-Ghazali menegaskan bahwasanya kesederhanaan dalam hidup membantu seseorang menjaga hatinya tetap bersih dari cinta dunia yang berlebihan dan…


