Berita

Gus Ahmad Nur Islah: Pentingnya Fikih bagi Kader Ansor Sukoharjo

1 Mins read

SUKOHARJO – Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Sukoharjo menggelar Selapanan Majelis Dzikir dan Sholawat dalam rangka Harlah ke-92 Ansor di Masjid Talijagat, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Senin (04/05/26).

​Acara ini merupakan program kerja Bidang Rijalul PC Ansor Sukoharjo sebagai upaya penguatan keagamaan, sekaligus membuka kesempatan bagi Rijalul Ansor tingkat Pimpinan Anak Cabang (PAC) untuk menyelenggarakan rutinan selapanan (bulanan).

​”Kegiatan ini tidak hanya memperkuat keagamaan kita, tetapi juga memberi kesempatan kepada PAC di tingkat kecamatan untuk mengadakannya,” ujar Sahabat Dahwan, Ketua PC GP Ansor Kabupaten Sukoharjo.

​Sementara itu, Sahabat Ridwan selaku Wakil Ketua PC GP Ansor Kabupaten Sukoharjo Bidang Keagamaan dan Rijalul Ansor menambahkan bahwa kegiatan ini memiliki fungsi strategis dalam memberantas buta huruf melalui program mengaji Al-Qur’an bagi kader Ansor di tingkat kecamatan.

​”Kami memberikan kesempatan kepada para alumni pondok pesantren untuk membantu menyukseskan program ini dan mengajar di sana,” tegasnya.

​Senada dengan hal tersebut, Gus Ahmad Nur Islah memperkuat penjelasan Sahabat Ridwan terkait pentingnya literasi agama.

​”Selain pemberantasan buta huruf melalui mengaji Al-Qur’an, kami mengharapkan adanya kajian fikih sebagai dasar pengetahuan keagamaan di tingkat PAC. Sementara itu, untuk tingkat PC, fokus pada penguatan Ahlussunnah wal Jamaah,” ungkapnya.

​Acara ini diawali dengan pembacaan maulid dan selawat, kemudian ditutup dengan ramah tamah serta makan bersama.

Baca...  Sambut Akhir Tahun, DPP IMM Gelar Refleksi Bertajuk Shalawat Inklusif
74 posts

About author
Direktur Lembaga Pers dan Penerbitan PC IPNU Kabupaten Sukoharjo, Pengurus PC GP Ansor Kabupaten Sukoharjo.
Articles
Related posts
ArtikelBerita

Ketika Piring Berubah Jadi Petaka: Menimbang Ulang Nurani di Balik Program Makan Bergizi Gratis

5 Mins read
Selasa malam, 1 September 2026, langit Tanggulangin, Sidoarjo, dipenuhi lolongan sirene. Bukan sirene tanda bahaya kebakaran atau bencana alam, melainkan seruan darurat…
BeritaMuhammadiyah

Tangani 2.222 Pasien, Ini Kiprah EMT Muhammadiyah Gempa NTT

2 Mins read
​NUSA TENGGARA TIMUR — Status keadaan darurat bencana pascagempa selama 14 hari yang ditetapkan Bupati Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, melalui Surat…
BeritaMuhammadiyah

​EMT Muhammadiyah Standar WHO Buka RS Lapangan di Flores

1 Mins read
​MANGGARAI TIMUR — Tim Medis Darurat (Emergency Medical Team/EMT) Muhammadiyah yang terverifikasi oleh WHO telah dikerahkan ke Dampek, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×
Artikel

Aturan Pemilu 2029 Berubah, Pengamat: Politik Uang Masih Jadi Ancaman