Berita

​Pemuda Disabilitas Sukoharjo Sukses Pasarkan Topeng Wayang Limbah ke Ranah Digital

2 Mins read

SUKOHARJO, 6 Juni 2026 – Sebuah simpul harmoni yang mempertemukan penyelamatan lingkungan hidup, pengangkatan harkat kemanusiaan, dan pelestarian seni tradisi sukses dirajut di Kabupaten Sukoharjo. Memasuki etape ketiga dari rangkaian pemberdayaan inklusifnya, Yayasan Kiblat Abinaya Indonesia (YAKABI) menggelar “Workshop Strategi Kewirausahaan Digital: Fotografi Produk dan Pemasaran” bagi seratus pemuda disabilitas di Sanggar Inklusi Permata Hati, Desa Jatisobo, pada Sabtu (6/6/2026).

​Kegiatan pembekalan wirausaha ini merupakan bagian integral dari program “Pemanfaatan Limbah Kertas Menjadi Topeng Wayang Bernilai Ekonomi bagi Pemuda Disabilitas di Kabupaten Sukoharjo”. Sinergi yang mengusung semangat ekonomi sirkular berkeadilan ini didukung penuh oleh Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) Kementerian Kehutanan Republik Indonesia, melalui kerangka inisiatif Forestry and Other Land Use Norway’s Contribution 4.

​Ketua Yayasan Kiblat Abinaya Indonesia (YAKABI), Fadhel Moubharok Ibni Faisal, memaparkan bahwa program ini dirancang tidak sekadar untuk menciptakan produk fisik, melainkan membawa misi tiga pilar utama: ekologi, kemanusiaan, dan budaya.

​”Topeng wayang ini bukan sembarang kriya. Secara ekologis, karya ini adalah wujud mitigasi iklim karena menyelamatkan bumi dari timbunan limbah kertas. Secara budaya, bentuk wayang adalah napas tradisi Jawa yang harus terus dihidupkan. Dan yang paling utama, secara kemanusiaan, karya ini lahir dari tangan-tangan tangguh kawan-kawan disabilitas yang menolak menyerah pada keterbatasan. Ketiga nilai agung inilah yang hari ini kita ajarkan untuk dikemas dan dipasarkan ke dunia digital, agar gaung keberdayaan mereka terdengar semakin luas,” tegas Fadhel.

​Untuk menerjemahkan nilai luhur tersebut ke dalam bahasa visual dan komersial, YAKABI menghadirkan praktisi media digital dan influencer, Arif Dehan Ramadhan. Kepada para pemuda istimewa tersebut, Arif mengajarkan teknik fotografi produk bermodalkan smartphone, eksplorasi cahaya alami, serta seni menyusun narasi (storytelling) yang mampu menyentuh hati audiens di media sosial.

Baca...  16 Duta Lamongan Ikuti Jambore Nasional XI Cibubur

​”Menjual produk ini bukan sekadar menawarkan barang, tetapi membagikan inspirasi. Saya mengarahkan teman-teman disabilitas untuk memotret lekuk dan tekstur topeng wayang sedemikian rupa sehingga ‘roh’ budaya Jawanya sangat terasa di layar ponsel. Melalui caption yang kita latih hari ini, mereka akan menceritakan kepada dunia bagaimana selembar kertas sampah bisa disulap menjadi mahakarya seni yang memperjuangkan kemandirian hidup mereka,” urai Arif Dehan Ramadhan dengan antusias.

​Gaung kemanusiaan dari pelatihan ini sangat dirasakan oleh Ketua Sanggar Inklusi Permata Hati, Listri Sedyaningsih. Ia melihat bagaimana teknologi digital mampu mengangkat derajat dan martabat anak-anak asuhnya.

​”Sebagai kelompok rentan, ruang gerak fisik anak-anak kami mungkin terbatas, tetapi dunia digital menghapus semua sekat itu. Melihat mereka dengan penuh percaya diri memotret topeng wayang karya mereka sendiri, mengunggahnya, dan merangkai kata promosi layaknya wirausahawan budaya sungguhan, adalah kemenangan besar bagi nilai kemanusiaan kita. Mereka kini bukan objek penerima bantuan, melainkan pahlawan lingkungan dan pelestari budaya yang mandiri,” tutur Listri penuh kebanggaan.

​Lokakarya strategi digital ini menjadi amunisi terakhir bagi seratus pemuda disabilitas Sukoharjo sebelum mereka benar-benar terjun ke dunia wirausaha. Seluruh karya topeng wayang ekologis beserta katalog foto profesional yang dihasilkan dari pelatihan ini akan diluncurkan dan dipamerkan secara megah dalam “Gelar Karya Seni Budaya Ekologis” yang dijadwalkan sebagai acara puncak pada akhir bulan ini.

70 posts

About author
Direktur Lembaga Pers dan Penerbitan PC IPNU Kabupaten Sukoharjo, Pengurus PC GP Ansor Kabupaten Sukoharjo.
Articles
Related posts
Berita

KKN-BBK 8 UNAIR Edukasi Literasi AI untuk Siswa MAS Al-Hikmah Lumajang

1 Mins read
​Lumajang – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata–Belajar Bersama Komunitas (KKN-BBK) ke-8 Universitas Airlangga (UNAIR) melaksanakan program kerja di bidang pendidikan yang bertajuk “Melek…
Berita

Cegah Pernikahan Dini & NAPZA, Mahasiswa Unair Edukasi Siswa SMP Cahaya Surabaya

2 Mins read
Surabaya – Sebanyak 180 siswa SMP Cahaya di Kecamatan Kenjeran, Surabaya, menjadi peserta dalam sosialisasi pencegahan pernikahan dini dan penyalahgunaan NAPZA yang…
Berita

​Milad 24 Lazismu: Integrasi Menguatkan Dampak Bagi Mustahik

3 Mins read
Memasuki usia ke-24, Lazismu terus memperkuat perannya sebagai lembaga filantropi Islam yang profesional, terpercaya, dan berdampak. Sejak berdiri pada tahun 2002, Lazismu…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×
Berita

STEBIS Muhammadiyah Sumedang Gelar Wisuda Sarjana Ekonomi Syariah 2026