Berita

BBK 8 UNAIR Dumplengan Bantu 7 UMKM Perkuat Branding Produk

1 Mins read

​Ngawi – Mahasiswa Belajar Bersama Komunitas (BBK) 8 Desa Dumplengan melaksanakan program “SI RENGGAR” (Sentuhan Inovasi Rengginang Gareng) pada 24 Juli hingga 5 Agustus 2026. Program ini membantu tujuh pelaku usaha rengginang dan kerupuk moto gareng di Desa Dumplengan, Kabupaten Ngawi, untuk memiliki identitas usaha serta sarana promosi yang lebih menarik dan mudah dikenali masyarakat.

​Kegiatan diawali dengan kunjungan ke tempat produksi. Didampingi Kepala Dusun Dumplengan, Ibu Aris, para mahasiswa mendatangi tujuh usaha rumahan untuk melihat produk secara langsung sekaligus menawarkan bantuan pembuatan logo dan banner.

​Dalam setiap kunjungan, pemilik usaha diajak berdiskusi mengenai nama produk, ciri khas, pilihan warna, bentuk tulisan, dan tampilan visual yang mereka inginkan. Cara ini dilakukan agar desain yang dihasilkan tidak hanya sekadar menarik, tetapi juga mencerminkan karakter masing-masing usaha.

​Setelah kebutuhan pemilik usaha dipahami, mahasiswa memotret produk rengginang dan kerupuk moto gareng sebagai bahan utama desain. Foto tersebut kemudian diolah bersama nama usaha, nomor kontak, pilihan warna, dan informasi pendukung lainnya menggunakan aplikasi desain grafis.

​Rancangan logo dan banner selanjutnya diperlihatkan kepada pemilik usaha untuk mendapatkan masukan. Sejumlah penyesuaian dilakukan berdasarkan tanggapan mereka, mulai dari perbaikan warna, ukuran tulisan, tata letak gambar, hingga kelengkapan informasi. Proses perbaikan berlangsung interaktif sampai pemilik usaha menyetujui hasil akhirnya.

​“Kami tidak menentukan desain secara sepihak. Pemilik usaha tetap dilibatkan sejak awal agar logo dan banner yang dihasilkan benar-benar sesuai dengan keinginan mereka dan dapat digunakan untuk mendukung promosi jangka panjang,” ujar Narendra Ade P., penanggung jawab program SI RENGGAR.

​Setelah seluruh rancangan disetujui, logo dan banner dicetak lalu diserahkan kepada tujuh pelaku usaha. Logo dapat diaplikasikan pada stiker kemasan serta akun media sosial, sedangkan banner dipasang di lokasi produksi atau area penjualan agar tempat usaha lebih mudah ditemukan oleh calon pembeli.

Baca...  Gempa Landa Sumatra Barat, Muhammadiyah Kerahkan Relawan Bantu Penyintas

​Melalui SI RENGGAR, tujuh pelaku usaha lokal kini telah memiliki identitas visual dan media promosi yang relevan dengan produk mereka. Hasil pendampingan ini diharapkan mampu mendorong rengginang dan kerupuk moto gareng khas Dumplengan tampil lebih profesional, makin dikenal, serta menjangkau pasar yang lebih luas.

2508 posts

About author
Kuliah Al Islam - Mencerdaskan dan Mencerahkan
Articles
Related posts
BeritaMuhammadiyahSUMU

Anwar Abbas: Pentingnya Pengusaha Indonesia Belajar Bisnis dari Tiongkok

2 Mins read
Perkembangan pesat Tiongkok dalam beberapa dekade terakhir menjadi pelajaran penting bagi Indonesia. Dari negara yang lima puluh tahun lalu masih menghadapi berbagai…
Berita

STIT Nusantara Resmi Jadi IAIN Bekasi, Cetak 83 Sarjana di Era AI

2 Mins read
BEKASI — Institut Agama Islam Nusantara (IAIN) Bekasi menggelar wisuda jenjang Strata 1 (S1) di Hotel Holiday Inn Cikarang, Selasa (22/9/2026). Sebanyak…
BeritaMuhammadiyah

Cetak Sejarah, PRIM & PRIA Klang Lama Dilantik Langsung PP Muhammadiyah

2 Mins read
Sejarah baru tercipta di kancah persyarikatan Muhammadiyah luar negeri. Pimpinan Ranting Istimewa Muhammadiyah (PRIM) dan Pimpinan Ranting Istimewa ‘Aisyiyah (PRIA) Klang Lama,…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *