KENDAL – Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Sukorejo bersama Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah (PCNA) Sukorejo menggelar Rapat Pimpinan (Rapim) Mandiri pada Ahad, 2 Agustus 2026. Kegiatan yang berlangsung di Balai Dakwah PRA Sumber Kebumen, Sukorejo, Kendal ini dihadiri pengurus cabang hingga ranting se-Cabang Sukorejo. Antusiasme peserta tampak sangat tinggi sejak awal acara.
Mengusung tema “Strategi Dakwah Aisyiyah dalam Pusaran Globalisasi”, materi utama disampaikan oleh Ustaz Abdul Kholiq Kurniawan, M.Pd. Dalam paparannya, beliau menekankan pentingnya penguatan dakwah yang adaptif terhadap perkembangan zaman, namun tetap berakar pada nilai-nilai Islam berkemajuan. Peserta diajak merumuskan langkah-langkah konkret agar dakwah ‘Aisyiyah dan Nasyiatul Aisyiyah tetap relevan di tengah pesatnya arus informasi serta budaya global.
Selain forum diskusi dan evaluasi program kerja, kegiatan ini menjadi momentum sosialisasi program lingkungan. Majelis Ekonomi PCA Sukorejo memperkenalkan penggunaan tas ramah lingkungan sebagai wujud nyata kepedulian terhadap bumi. Tas berwarna kuning berlogo ‘Aisyiyah tersebut dijual seharga Rp10.000,00 dan diharapkan dapat menggantikan penggunaan kantong plastik sekali pakai di kalangan warga Persyarikatan.
Program tas ramah lingkungan ini merupakan tindak lanjut dari hasil Rapim di Genting Gunung sekaligus mendukung program kerja LLHPB PDA Kendal. Dalam sosialisasinya, disampaikan tiga poin utama: mengurangi sampah plastik, menjaga kelestarian lingkungan, serta membiasakan hidup sederhana dan peduli sesama. Slogan “Bawa Tasmu, Selamatkan Bumi Kita” digaungkan agar seluruh kader ‘Aisyiyah dapat menjadi teladan dalam gerakan hijau.
Ketua PCA Sukorejo, Dra. Sri Ambarwiyati, menyampaikan apresiasi atas partisipasi seluruh peserta yang memenuhi Balai Dakwah. Ia berharap hasil Rapim Mandiri ini dapat segera ditindaklanjuti di tingkat ranting. Dengan semangat berkemajuan dan kepedulian lingkungan, PCA Sukorejo optimistis dakwah ‘Aisyiyah dan Nasyiatul Aisyiyah akan semakin berdampak positif bagi umat dan bangsa. (Dee Er)

