Berita

Menghadapi Tren Baru Pariwisata: Paslon Iqbal-Dinda Fokus pada Quality Tourism untuk NTB yang Lebih Berkualitas

1 Mins read

Pada Pilkada NTB 2024, pasangan calon Iqbal-Dinda berhasil memenangkan hati masyarakat dengan visi mereka untuk mengembangkan pariwisata yang lebih berkualitas.

Salah satu isu utama yang mereka angkat adalah perubahan tren dalam dunia pariwisata yang kini mengarah ke “quality tourism”—pariwisata yang tidak hanya berfokus pada kuantitas wisatawan, tetapi juga kualitas pengalaman yang mereka dapatkan.

Dalam percakapan yang berlangsung, Iqbal menjelaskan, “Kita sudah sangat yakin dengan arah pengembangan pariwisata NTB, yang tidak lagi mengarah pada pariwisata massal dengan biaya rendah. Ke depan, kita akan mengutamakan kualitas pariwisata, dengan mendorong masuknya digital nomads yang bisa bekerja sambil berlibur di NTB, serta memperkenalkan Muslim Friendly Tourism, yang memiliki potensi pasar besar di negara-negara Teluk.”

Paslon ini juga menyoroti pentingnya mengembangkan sektor MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition), guna menarik wisatawan sepanjang tahun, tidak hanya di musim liburan. “Kita akan memastikan bahwa pariwisata NTB tidak hanya ramai di musim tertentu, tetapi stabil sepanjang tahun, dan ini akan mendukung peningkatan penerbangan internasional,” tambah Iqbal.

Namun, perubahan ini tentu tidak mudah. Pasangan ini mengakui bahwa pariwisata NTB menghadapi tantangan besar, salah satunya adalah masalah infrastruktur penerbangan. Dinda menegaskan, “Kita perlu memperbanyak penerbangan langsung dari negara-negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, dan Australia, untuk mempermudah akses wisatawan ke NTB.”

Dengan pemahaman yang mendalam tentang tren global dan potensi besar NTB, pasangan Iqbal-Dinda siap membawa perubahan yang lebih berkualitas dalam sektor pariwisata. Mereka percaya, dengan visi yang tepat dan strategi yang terarah, NTB dapat menjadi destinasi wisata yang lebih menarik dan berkelanjutan.

Baca...  Empat Usulan Kebijakan SUMU untuk Dukung UMKM Indonesia
1 posts

About author
Mahasiswa Universitas Islam Negeri Mataram.
Articles
Related posts
ArtikelBerita

Ketika Piring Berubah Jadi Petaka: Menimbang Ulang Nurani di Balik Program Makan Bergizi Gratis

5 Mins read
Selasa malam, 1 September 2026, langit Tanggulangin, Sidoarjo, dipenuhi lolongan sirene. Bukan sirene tanda bahaya kebakaran atau bencana alam, melainkan seruan darurat…
BeritaMuhammadiyah

Tangani 2.222 Pasien, Ini Kiprah EMT Muhammadiyah Gempa NTT

2 Mins read
​NUSA TENGGARA TIMUR — Status keadaan darurat bencana pascagempa selama 14 hari yang ditetapkan Bupati Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, melalui Surat…
BeritaMuhammadiyah

​EMT Muhammadiyah Standar WHO Buka RS Lapangan di Flores

1 Mins read
​MANGGARAI TIMUR — Tim Medis Darurat (Emergency Medical Team/EMT) Muhammadiyah yang terverifikasi oleh WHO telah dikerahkan ke Dampek, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×
Politik

Seberapa Besar Pengaruh Debat Politik Terhadap Pilihan Pemuda?