Berita

Mengenal Bambang: Muadzin Tetap Masjid Nurul Huda

1 Mins read

2 Tahun lamanya Bambang diberhentikan dari PT Sritek terletak di Kelurahan Jetis, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Pasalnya saat itu permasalahan Sritex sangatlah beragam hingga mengalami kebangkrutan luar biasa.

Beberapa rekan Bambang juga dipaksa untuk tidak bekerja kembali. Namun sebagian kala itu masih ada dan gajinya pun tak dibayar-bayar. Kasus ini menjadikan Bambang mendapatkan hidayah berkesempatan menjadi muadzin masjid Nurul Huda.

Masjidnya terletak di Perumahan Korpri, Kelurahan Gayamsari, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Kesehariannya mengumandangkan adzan 5 waktu kecuali Sabtu, Senin dan Selasa waktu Subuh.

Hal ini ia lakukan untuk menjaga istiqomahannya dan mendapat manfaat luar biasa masyarakat sekitar. Sering sekali Bambang mengisi kesempatan bershodaqoh kepada siapa saja baik jamaah sekitar maupun teman-teman akrabnya.

Walaupun ia sangat rajin mengumandangkan adzan, Bambang kerap kali mendapatkan perlakuan kurang baik sebagian jamaah. Sehingga Bambang menghadapi kesabaran ini untuk menjalaninya.

Baginya ini adalah ujian harus dihadapinya “Sering sekali mendapatkan perlakuan tidak baik dari Jamaah, dan banyak hal-hal yang masih menghantui saya, tetapi saya selalu merasa termotivasi tetap istiqomah melantunkan adzan dan Iqomahnya.” Ujarnya.

Selain senang berbagi Bambang sering memposting status Whatshap banyak sekali yang tujuannya adalah memotivasi diri. Hampir setidaknya 5 postingan status Whatshap secara random.

Mulai kegelisahannya, berbuat amal kebaikan, datang ke masjid, jodoh dan tidak bisa disebutkan satu persatu. Tentu ini mengundang masyarakat untuk melakukan sesuatu agar Bambang tetap hidup digencaran permasalahan.

Mulai warga sekitar terkadang selalu mengasih berupa nasi, snack sampai minuman. Kini Bambang merasa bersyukur atas apa yang ia lakukan dalam situasi dan kondisi apapun “Saya bersyukur dalam situasi apapun.” Ucapnya.

Baca...  Masjid Nurul Huda Gelar TPA

Kisah ini merupakan pembelajaran kita bahwa masih ada sosok berpengaruh di masyarakat khususnya dalam memberi semangat kepada warga penting beribadah di masjid. Bambang sangat berharap masjid harus selalu dikerubungi masyarakat sekitar terutama generasi muda yang lupa terhadap masjid.

Baginya masjid adalah tempat ibadah yang selalu membuat jamaah nyaman. Tetap dalam lindungan Allah SWT semata. Bambang juga mengaris bawahi bahwa masjid juga perlu diperbaiki soal fasilitas memadai.

Membuat jamaah bisa menikmati ibadahnya. Walaupun remeh, Bambang menilai fasilitas tetap diperbaiki. Begitu juga jam masjid yang menjadi pondasi kuat melaksanakan sholat 5 waktunya.

Sumber : Wawancara Non Formal Whatshapp

Link Suara Adzan Bambang bisa diakses : https://www.youtube.com/watch?v=3SeYR04-tCI

58 posts

About author
Direktur Lembaga Pers dan Penerbitan PC IPNU Kabupaten Sukoharjo
Articles
Related posts
Berita

Sinergi Polres Lamongan dan RS Muhammadiyah Lamongan Gelar Pelatihan Penjaga Perlintasan Kereta Api

1 Mins read
KULIAHALISLAM.COM– Angka kecelakaan di perlintasan sebidang kereta api masih menjadi perhatian serius bagi para pemangku kepentingan di Kabupaten Lamongan. Untuk menjawab tantangan…
BeritaSUMU

Pengusaha Muslim Berkemajuan: Buka Bersama SUMU Bogor Raya

1 Mins read
BOGOR – Suasana hangat penuh ukhuwah mewarnai kegiatan Buka Bersama dan Tausiyah Ramadhan yang diselenggarakan oleh Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) Bogor Raya…
Berita

Lazismu Salurkan Rp 17 Miliar untuk 22 Lembaga & Ortom Muhammadiyah

1 Mins read
TANGERANG – Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) tingkat pusat secara resmi melakukan pentasharufan (penyaluran) dana kepada Majelis, Lembaga, dan…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×
KeislamanNgaji Ihya’ Ulumuddin

Gus Ulil Ngaji Ihya’ Ulumuddin: Syarat dan Pentingnya Etika Belajar

Verified by MonsterInsights