Berita

Viral Ajaran Islam 4S di Indramayu: Berkedok Pengobatan & Minta Sedekah

2 Mins read

INDRAMAYU — Masyarakat Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, dihebohkan oleh dugaan keberadaan dan penyebaran kelompok ajaran yang menamakan diri Islam 4S (Silaturahmi, Sedekah, Salat, dan Sabar). Ajaran ini pertama kali terdeteksi berkembang di wilayah Kecamatan Kroya dan Bongas sebelum menyebar ke beberapa kecamatan lain di sekitarnya.

​Penyebaran ajaran ini diduga dipimpin oleh seorang wanita berinisial D yang menjalankan aksinya dengan modus pengobatan alternatif.

​Modus Operandi dan Pokok Ajaran

​Berdasarkan penelusuran dan hasil prapemeriksaan yang dilakukan pihak berwenang serta tokoh masyarakat setempat, terdapat sejumlah poin utama terkait pengajaran kelompok tersebut:

  • Pencegahan Berobat ke Dokter: Para pengikut—khususnya warga lanjut usia atau juragan sawah yang sedang sakit—diajarkan untuk tidak berobat ke fasilitas medis medis/dokter, melainkan cukup mengandalkan silaturahmi dan sedekah kepada kelompok tersebut sebagai sarana kesembuhan.
  • Kewajiban Sedekah dan Penjualan Aset: Pengikut diwajibkan menghadiri pertemuan rutin sambil membawa uang tunai, makanan, dan kebutuhan pribadi pimpinannya (D). Dilaporkan ada pengikut yang sampai menjual lahan sawah demi memenuhi tuntutan sedekah kelompok ini.
  • Penyimpangan Pemahaman Agama: Dalam proses klarifikasi dan tabayun di KUA Kroya, pemimpin ajaran tersebut diduga menganggap Nabi Muhammad SAW memiliki kedudukan setara dengan presiden (manusia biasa). Selain itu, ada laporan bahwa pengajaran kelompok ini juga cenderung mengabaikan pelaksanaan salat lima waktu.
  • Latar Belakang Pimpinan: Ketua MUI Indramayu mengungkapkan bahwa sosok D dilaporkan belum menguasai ilmu agama secara mendalam dan masih terbata-bata saat membaca Al-Qur’an.

​Tanggapan MUI dan Pihak Berwenang

​Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Indramayu melalui Ketuanya, KH Ahmad Syaerozi Bilal, menyatakan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari masyarakat dan telah melakukan upaya klarifikasi awal.

Baca...  Perkumpulan PAPA MUDA Pesantren Patean : Ngaji dan Sosial

​MUI menegaskan bahwa saat ini mereka masih mengkaji hasil kajian lapangan secara komprehensif sebelum mengeluarkan penetapan fatwa resmi terkait status ajaran tersebut. MUI mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak terprovokasi, serta lebih selektif dan waspada terhadap paham atau pengobatan alternatif yang menyimpang dari akidah Islam maupun logika medis.

​Referensi Sumber Berita Online

​Artikel dan informasi berita ini dirangkum dari beberapa liputan media massa terpercaya:

  1. Tribunnews.com: MUI Ungkap Dugaan Aliran Sesat di Indramayu, Ajarkan Orang Sakit Tak Perlu ke Dokter.
  2. TribunJabar.id: Aliran ‘Islam 4S’ di Indramayu Ternyata Sudah Menyebar 4 Tahun, Anggap Nabi Muhammad Setara Presiden.
  3. TribunJabar.id / Serambinews.com: Sosok Wanita D Penyebar Aliran ‘Islam 4S’ di Indramayu Ternyata Belum Lancar Baca Al-Qur’an.

​Untuk gambaran lebih detail mengenai proses klarifikasi dan keterangan pengurus MUI Indramayu, Anda dapat menyaksikan Laporan Liputan Aliran Islam 4S di Indramayu.

​Video tersebut relevan karena menyajikan rekaman laporan lapangan serta pernyataan langsung dari Ketua MUI Indramayu terkait fenomena ajaran ini.

2531 posts

About author
Kuliah Al Islam - Mencerdaskan dan Mencerahkan
Articles
Related posts
Berita

LAZ Harus Berdampak Mengentaskan Kemiskinan

1 Mins read
​JAKARTA — Milad ke-24 Lazismu mengusung tema yang menarik, yaitu “Integrasi Menguatkan Dampak”. Ini yang sebenarnya sering disampaikan di berbagai pertemuan. Casi…
Berita

Milad ke-24 Lazismu: Dorong Integrasi dan Dampak Pemberdayaan Masyarakat

1 Mins read
JAKARTA – Resepsi Milad ke-24 Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) dihelat di Aula Lantai 4 Perpustakaan Nasional, Gambir, Jakarta…
Berita

3 Penyebab Orang Berbohong Menurut Ustadz Ginanjar

2 Mins read
Ada salah satu pembahasan spesifik dan menarik yang dikupas tuntas oleh Ustadz Ginanjar mengenai pentingnya kejujuran dalam setiap perkataan maupun perbuatan. Pasalnya,…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *