BeritaPolitik

GP Parmusi Ajak Proaktif Kawal Pemulihan Bencana Sumatera

1 Mins read

KULIAHALISLAM.COM- Gerakan Pemuda Persaudaraan Muslim Indonesia (GP Parmusi) mengajak seluruh pihak untuk bersikap proaktif dalam mengawal pemulihan bencana, khususnya di Sumatera, melalui komunikasi yang empatik dan sensitif. Hal ini disampaikan oleh Kifah Gibraltar Bey Fananie, atau Gus Kifah, Ketua Umum GP Parmusi pada Kamis (04/12), sebagai bagian dari dukungan terhadap upaya pemerintah.

Gus Kifah memperingatkan seluruh pihak agar menghindari pernyataan meremehkan seperti “bencana hanya ini atau karena itu di medsos,” yang mengabaikan trauma psikis korban. “Bencana tidak bisa diukur dari besar kecilnya dampak, melainkan kondisi psikis dan trauma, terutama pasca-bencana,” jelasnya.

Dengan latar belakang sebagai figur muda progresif, Gus Kifah memprioritaskan rehabilitasi mental. GP Parmusi mendukung program psikis dari BNPB dan Kementerian Kesehatan maupun dari PMI. “Kami dari GP Parmusi mendukung itu,” ujarnya, menambahkan bahwa kolaborasi diperlukan untuk pemulihan holistik meliputi fisik, spiritual, dan emosional.

Sementara itu, GP Parmusi mengkritik sabotase oportunis seperti penjarahan bantuan dan hoax video. “Informasi ini didapat karena kebetulan ada rekan (pengurus) kami di sana,” ungkap Gus Kifah dari laporan langsung, yang berdampak buruk pada distribusi bantuan dan trauma korban.

GP Parmusi mendorong keterlibatan aktif semua pihak. “Kita harus bersama-sama menjaga integritas proses ini, agar bencana tidak menjadi ajang kepentingan pribadi,” pesan Gus Kifah.

Baca...  Dukung UKM Berkembang di Lamongan, 1.025 Sertifikat Diserahkan Pelaku Usaha Lintas Sektor
56 posts

About author
Penggemar Buku, Teh, Kopi, Coklat dan senja. Bekerja paruh lepas menjadi Redaktur Kuliahalislam.com .Lekat dengan dunia aktivisme,
Articles
Related posts
BeritaMuhammadiyah

Lazismu Himpun Donasi Gempa NTT Rp6 Miliar untuk Korban

2 Mins read
​JAKARTA (4/9/2026) – Pascagempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 15 Agustus 2026, Muhammadiyah langsung memobilisasi sumber daya dari semua unsur…
OpiniPolitik

Bayang-Bayang Singapura: Membaca Ulang Skandal Devisa Sawit dan Nasib Ekspor Satu Pintu

4 Mins read
Ada momen-momen tertentu ketika sebuah angka statistik berhenti menjadi sekadar data dan berubah menjadi cermin yang memantulkan wajah tata kelola sebuah bangsa….
ArtikelBerita

Ketika Piring Berubah Jadi Petaka: Menimbang Ulang Nurani di Balik Program Makan Bergizi Gratis

5 Mins read
Selasa malam, 1 September 2026, langit Tanggulangin, Sidoarjo, dipenuhi lolongan sirene. Bukan sirene tanda bahaya kebakaran atau bencana alam, melainkan seruan darurat…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *