Berita

Raker MPW PDM Lamongan, Masukkan Gerakan Waqaf

1 Mins read

Majelis Pendayagunaan Wakaf (MPW) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan melaksanakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang berlangsung di Gedung Serbaguna Masjid Asy-Syifa’ Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan (RSML), Sabtu (12/07/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Kementrian Agama Kabupaten Lamongan, Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Lamongan, Wakil Ketua PDM Lamongan membidangi MPW dan Lazismu, Ketua dan Sekretaris MPW PCM (Pimpinan Cabang Muhammadiyah) se Kabupaten Lamongan, serta anggota MPW PDM Lamongan.

Ketua MPW PDM Lamongan Yitno Utomo M.Ag., dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan Rapat Kerja dimaksudkan sebagai tambahan spirit, penyemangat bagi kita untuk dapat lebih memuluskan urusan segala hal yang berhubungan dengan sertifikasi.

“Mari tanah AUM dan tempat ibadah yang belum tersertifikat segera untuk disertifikatkan, yang mana akan membawa kebermanfaatan untuk pengamanan tanah asset dan tanah wakaf milik persyarikatan,” jelasnya.

Rakerda ini diisi materi dan diskusi tentang Implementasi Percepatan Serifikat Waqaf yang disampaikan oleh Kepala Kemenag Lamongan yang diisi oleh Mohammad Muhlisin Mufa, S.Ag., M.P.I dan Perwakilan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Dharmawan.

Kemenag Lamongan Dukung Program Sertifikasi Tanah Wakaf

Kepala Kemenag Kabupaten Lamongan, H M Muhlisin Mufa S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen untuk memastikan seluruh tanah wakaf di Lamongan memiliki sertifikat sesuai dengan program nasional.

Sertifikasi ini penting untuk menghindari potensi permasalahan di kemudian hari. Ia juga menekankan pentingnya pemahaman tentang wakaf sebagai amal jariyah yang memiliki manfaat jangka panjang. Menurutnya, sertifikasi tanah wakaf memiliki dua tujuan utama.

  1. Memberikan kekuatan hukum bagi rumah ibadah agar tidak dapat diambil alih oleh pihak lain.
  2. Menjaga amanah dari para pewakif agar tanah yang diwakafkan benar-benar dimanfaatkan sesuai tujuannya.
Baca...  Arsjad Rasjid: Kelahiran Muhammadiyah Jadi Awal Gerakan Kewirausahaan Sosial di Indonesia

Diharapkan pada acara ini menjadi bagian dari amal jariyah yang berkelanjutan bagi warga Muhammadiyah. Sebagaimana yang diajarkan dalam Islam, wakaf adalah investasi kebaikan yang pahalanya terus mengalir, bahkan setelah kehidupan di dunia berakhir.(*)

Pewarta: Ghulamin Halim

2532 posts

About author
Kuliah Al Islam - Mencerdaskan dan Mencerahkan
Articles
Related posts
BeritaSUMU

Gubernur NTB Kunjungi Kantor Zendo Mataram, Dorong Inovasi dan Daya Saing

2 Mins read
Mataram – Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhammad Iqbal, melakukan kunjungan ke Kantor Zendo Mataram yang berada dalam satu gedung dengan Kantor…
Berita

Jaranan di Malam Kemerdekaan: Warga Balerejo Rayakan HUT RI ke-80 dengan Seni dan Syukur

2 Mins read
Balerejo –Malam Rabu (27/8/2025) terasa berbeda di RW 02 Dusun Bebekan, Desa Balerejo. Selepas warga menunaikan salat Magrib berjamaah, jalanan berubah menjadi…
BeritaSUMU

Kopdar SUMU Pati Angkat Kisah HAFARA Group: Dari Lensa Menjadi Legenda

2 Mins read
Pati (24/8/25) – Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) Pati menggelar kopdar bertema podcast “Dari Lensa Menjadi Legenda”, yang menampilkan kisah inspiratif H. Yoyok…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×
Berita

Bersinergi untuk Umat: PT Sinar Fajar Berjaya (FSB) dan SUMU Teken MoU Nasionalisasi Produk ITMU

Verified by MonsterInsights