KUALA LUMPUR – Delegasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang terdiri dari jajaran Direktorat Kemahasiswaan, Wakil Dekan Kemahasiswaan, serta mahasiswa peserta ITEX Malaysia 2026 melakukan silaturahmi dan bincang santai bersama pengurus Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) dan Pimpinan Cabang Istimewa ‘Aisyiyah (PCIA) Malaysia di WASOLA (Warung Soto Lamongan), Malaysia pada Senin (18/5/2026).
Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan tersebut dihadiri oleh 14 orang delegasi UMS, terdiri dari enam dosen dan delapan mahasiswa. Para dosen yang hadir merupakan pejabat Direktorat Kemahasiswaan dan Wakil Dekan Kemahasiswaan dari Fakultas Teknik, Fakultas Ilmu Kesehatan, serta Fakultas Komunikasi dan Informatika. Sementara delapan mahasiswa merupakan perwakilan UMS yang akan berkompetisi pada ajang internasional ITEX Malaysia 2026.
Agenda pertemuan tidak hanya menjadi ajang silaturahmi ukhuwah sesama warga Muhammadiyah, tetapi juga ruang untuk saling mengenal antara sivitas akademika UMS dengan pengurus PCIM dan PCIA Malaysia. Dalam suasana santai, kedua belah pihak berbagi insight mengenai kiprah Muhammadiyah di Malaysia sekaligus menjajaki peluang kolaborasi di masa mendatang.
Ketua rombongan UMS, Noor Alis Setiyadi, S.KM., M.KM., Ph.D., menyampaikan apresiasinya atas sambutan hangat yang diberikan oleh PCIM dan PCIA Malaysia kepada delegasi UMS.
“Kami sangat bersyukur atas sambutan hangat dari Bapak/Ibu pengurus PCIM dan PCIA Malaysia. Pertemuan ini mempererat tali silaturahmi sesama keluarga besar Muhammadiyah dan membuka peluang kolaborasi yang insyaallah bermanfaat bagi kedua belah pihak,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan salah satu mahasiswa UMS, Hafidh Erli Nurdin Pratama. Mahasiswa Fisioterapi tersebut mengaku mendapatkan pengalaman berharga melalui pertemuan ini.
“Senang sekali bisa bertemu langsung dengan Bapak/Ibu PCIM dan PCIA Malaysia. Selain mempererat silaturahmi, kami mendapatkan banyak insight tentang kiprah Muhammadiyah di Malaysia dan berkesempatan saling mengenal. Semoga ke depannya terbuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara UMS dan warga Muhammadiyah di Malaysia,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua PCIA Malaysia, Dini Handayani, turut menyampaikan kesan mendalam atas kunjungan delegasi UMS. Menurutnya, pertemuan tersebut menghadirkan suasana hangat, inspiratif, dan penuh kebanggaan.
“Pertemuan santai namun penuh makna di WASOLA meninggalkan kesan yang sangat mendalam bagi kami di PCIA Malaysia. Kami bangga melihat mahasiswa UMS yang penuh semangat dan inovatif, siap berkompetisi di ajang internasional ITEX Malaysia 2026. Kehadiran jajaran rektorat dan fakultas juga membawa atmosfer kekeluargaan yang begitu hangat,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan dukungan dan harapan agar sinergi antara UMS dengan PCIM-PCIA Malaysia dapat terus berkembang.
“Kepada adik-adik mahasiswa, selamat berjuang di ITEX Malaysia 2026. Kerahkan ikhtiar terbaik karena kalian telah membawa nama baik persyarikatan dan bangsa di tingkat internasional. Kami di PCIA Malaysia menyambut baik peluang kolaborasi ke depan, baik dalam pengabdian masyarakat internasional, dakwah kultural, maupun dukungan bagi mahasiswa UMS yang berkegiatan di Malaysia,” tambah Dini.
Pertemuan tersebut diharapkan menjadi langkah awal terbentuknya sinergi yang lebih erat antara UMS dan warga Muhammadiyah di Malaysia dalam menghadirkan program-program berkemajuan yang membawa manfaat bagi umat dan masyarakat luas.
Reporter: Ulin/Soleh

