Kisah

Cahaya di Tengah Kegelapan: Kisah Inspiratif Sari Menemukan Harapan

2 Mins read

Di sebuah desa kecil di lereng gunung, hiduplah seorang gadis bernama Sari. Ia baru berusia dua belas tahun ketika tragedi menghantam keluarganya. Ayahnya, seorang nelayan, tenggelam dalam badai laut yang ganas. Ibunya, yang tak kuasa menanggung duka, meninggal dunia tak lama setelahnya karena penyakit yang dibiarkan tanpa pengobatan. Sari ditinggalkan sendirian di rumah kayu reyot, dikelilingi oleh kegelapan malam yang seolah tak pernah berakhir.

​Malam-malam itu, Sari sering terbangun dengan keringat dingin. Angin yang berembus melalui celah-celah dinding rumahnya membawa suara desisan yang menyerupai bisikan hantu. Ia takut pada kegelapan, pada bayangan yang menari-nari di dinding, dan pada kesunyian yang menggigit tulang. Sekolahnya pun ia tinggalkan karena tak ada lagi yang peduli untuk membimbingnya ke sana. Desa itu sendiri seolah mati suri; penduduknya sibuk dengan urusan masing-masing, tak ada yang mau repot dengan anak yatim piatu seperti Sari.

​Suatu malam, hujan deras turun. Sari meringkuk di sudut rumah, memeluk lututnya erat-erat. Petir menyambar, menerangi ruangan sekejap mata, dan ia seolah melihat wajah ayahnya dalam kilasan cahaya itu. “Ayah,” bisiknya dengan air mata mengalir deras. Ia merasa dunia ini hanyalah kegelapan tanpa akhir, tempat harapan tak pernah kunjung datang.

​Keesokan harinya, Sari memutuskan untuk pergi ke hutan di belakang desa. Ia mendengar kabar dari warga bahwa di sana terdapat pohon tua yang konon bisa memberikan keajaiban. Dengan tas kecil berisi roti basi, ia berjalan menyusuri jalan setapak yang licin. Hutan itu gelap; pepohonan rimbun menutupi langit, membuat siang hari pun terasa seperti malam. Ia tersesat. Ranting-ranting menusuk kulitnya, dan suara binatang liar membuatnya gemetar. “Ini akhirnya,” pikirnya putus asa. Ia duduk di bawah pohon besar, menangis hingga kelelahan.

Baca...  Memetik Hikmah Kisah Perjalanan Nabi Musa dan Nabi Khidir

​Namun, di tengah kegelapan itu, sebuah keajaiban terjadi. Dari kejauhan, ia melihat titik cahaya kecil. Awalnya, ia mengira itu hanya khayalan. Cahaya itu semakin dekat, bergerak perlahan. Ternyata itu adalah ribuan kunang-kunang yang beterbangan, menerangi hutan dengan cahaya hijau keemasan. Mereka berkumpul di sekitar pohon tua, menciptakan aurora mini yang indah. Sari terpana. Ia merasa hangat, seolah cahaya itu menyentuh jiwanya.

​Di antara kerumunan kunang-kunang itu, muncul seorang wanita tua. Namanya Nenek Mira, seorang penyembuh yang tinggal di tepi hutan. Ia mendengar tangis Sari dan datang untuk menolong. “Anakku, kegelapan bukanlah akhir,” kata Nenek Mira sambil tersenyum tenang. Ia menceritakan kisahnya sendiri: dahulu ia kehilangan suami dan anak-anaknya dalam wabah penyakit, tetapi ia menemukan cahaya dengan cara membantu orang lain. Nenek Mira kemudian mengajari Sari cara meracik obat dari tanaman hutan dan membawanya pulang ke rumahnya yang sederhana.

​Bersama Nenek Mira, Sari belajar untuk hidup kembali. Ia membantu mengumpulkan rempah-rempah, merawat kebun kecil, dan bahkan mulai bersekolah lagi di desa tetangga. Kunang-kunang itu, yang ternyata sering muncul pada malam-malam tertentu, menjadi simbol harapan baginya. Mereka mengingatkannya bahwa di tengah kegelapan terdalam, selalu ada cahaya yang menunggu untuk ditemukan.

​Tahun-tahun berlalu. Sari tumbuh menjadi wanita yang kuat, membantu Nenek Mira menyembuhkan penduduk desa. Ia tak lagi takut pada kegelapan karena ia tahu cahaya sejati selalu ada di dalam dirinya. Dan pada malam-malam ketika hutan kembali gelap, kunang-kunang itu tetap datang, menerangi jalan bagi siapa saja yang tersesat.

1 posts

About author
π‘€π‘Žβ„Žπ‘Žπ‘ π‘–π‘ π‘€π‘Ž π‘ˆπΌπ‘ π‘†π‘Žπ‘¦π‘¦π‘–π‘‘ 𝐴𝑙𝑖 π‘…π‘Žβ„Žπ‘šπ‘Žπ‘‘π‘’π‘™π‘™π‘Žβ„Ž π‘‡π‘’π‘™π‘’π‘›π‘”π‘Žπ‘”π‘’π‘›π‘”
Articles
Related posts
ArtikelBeritaKisah

Fajar Tauhid di Admiralty: Memulai Ramadhan dengan Nafas Ekologis dan Energi Kuantum

2 Mins read
KULIAHALISLAM.COM- Matahari baru saja menyembul di ufuk langit Jakarta Selatan, menyinari pucuk-pucuk pepohonan di sekitar kompleks Admiralty Residence, Podnok labu. Di saat…
Kisah

Meneladani Sosok Agus Salim dalam Film Moonrise Over Egypt: Diplomasi dan Kesabaran

2 Mins read
Pada era sebelum kemerdekaan, terdapat satu tokoh legendaris yang kelak menjadi bagian penting dalam roda pemerintahan era Soekarno, yakni Haji Agus Salim….
KeislamanKisah

Ketika Psikoanalisis Melihat Nabi Musa

3 Mins read
Sudah mafhum bahwa logis dan rasional adalah kata kunci untuk memahami jalan pikiran Nabi Musa. Selama puluhan tahun, Nabi Musa hidup bersama…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Γ—
Opini

Selasa Menyapa Kabupaten Bima: Ruang Solusi atau Sekadar Seremonial?

Verified by MonsterInsights