BeritaEsai

Berbagi Coklat di Hari Milad ke-109 Muhammadiyah

1 Mins read
KULIAHALISLAM.COM – Dua tahun ini saya merayakan milad Muhammadiyah dengan sederhana, bukan seminar, sarasehan atau webinar yang sedang bomming dikalangan Persyarikatan Muhammadiyah: saya merayakan dengan berbagi coklat, sebagai simbol cinta kasih. 

——-
Bagi saya dan keluarga, 18 November adalah hari bersyukur — bersyukur menjadi bagian dari sebuah pergerakan modern-kosmopolit. Islam agamaku. Muhammadiyah gerakanku.
Logo Milad ke-109 Muhammmadiyah 
Optimis Hadapi Covid-19 Menebar Nilai Utama
Saya tidak melihat apapun dari pergerakan ini kecuali pikiran maju, suka memberi, kompetitif, banyak amal dan puritan. Memang agak susah memadukan antara pikiran maju dan puritan dalam satu kemasan otentik— 

Ada sebagian yang kebablasan puritan dan ada sebagian yang kebablasan modern — bahkan tak jarang keduanya saling menafikkan dan berebut dominan. 

Berbagi coklat di hari milad ke-109 Muhammadiyah salah satunya — ini hanya contoh, tapi saya yakin banyak yang tak paham: kemudian membenam dalam bahasan teologis. 

———
Berbagi coklat dihari milad Muhammadiyah sudah berlangsung hampir tiga tahun di komunitas Padhang Makhsyar, hanya 20 batang coklat ukuran sedang yang dihias dengan ucapan milad Muhammadiyah agar terlihat lebih eksklusif. 

Yang saya beri pun juga orang-orang eksklusif: mulai ibu Walikota, Ketua DPRD, Ketua Golkar, Ketua Pemuda Pancasila, budayawan — hingga petani, bakul jamu gendhong, kuli bangunan, bagi saya mereka ini sangat istimewa: Bermuhammadiyah dalam diam.

Mereka ini tak pernah diakui Kemuhammadiyahanya bahkan diragukan — sebab banyak yang berpikir bahwa membesarkan Muhammadiyah hanya lewat struktur organisasi dan menafikkan peran mereka, sangat mungkin yang di luar struktur sesungguhnya tak kalah signifikan meski tak dapat dicandra dengan kasat mata.

——-
Pada Milad ke-109 Muhammadiyah adalah hari cinta kasih — sebab itu coklat adalah simbolnya, meski ada saran dari isteri— kenapa bukan Alquran yang dibagikan : saya bilang, jangan kawatir insya Allah kita akan membaginya pada hari Nuzulul Quran di bulan Ramadhan besok.

Oleh : Ustaz Nurbani Yusuf
Komunitas Padhang Makhsyar
Baca...  KATA KITA: Memperkuat Moderasi Beragama Melalui Persahabatan
2539 posts

About author
Kuliah Al Islam - Mencerdaskan dan Mencerahkan
Articles
Related posts
ArtikelBerita

Ketika Piring Berubah Jadi Petaka: Menimbang Ulang Nurani di Balik Program Makan Bergizi Gratis

5 Mins read
Selasa malam, 1 September 2026, langit Tanggulangin, Sidoarjo, dipenuhi lolongan sirene. Bukan sirene tanda bahaya kebakaran atau bencana alam, melainkan seruan darurat…
BeritaMuhammadiyah

Tangani 2.222 Pasien, Ini Kiprah EMT Muhammadiyah Gempa NTT

2 Mins read
​NUSA TENGGARA TIMUR — Status keadaan darurat bencana pascagempa selama 14 hari yang ditetapkan Bupati Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, melalui Surat…
BeritaMuhammadiyah

​EMT Muhammadiyah Standar WHO Buka RS Lapangan di Flores

1 Mins read
​MANGGARAI TIMUR — Tim Medis Darurat (Emergency Medical Team/EMT) Muhammadiyah yang terverifikasi oleh WHO telah dikerahkan ke Dampek, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *