KULIAHALISLAM.COM – Muhammadiyah (PCM) Kedungpring kini resmi memiliki gedung dakwah representatif sebagai pusat kegiatan keagamaan, sosial, dan pendidikan. Gedung yang diberi nama Gedung Dakwah Muhammadiyah (GDM) Kedungpring tersebut diresmikan pada Selasa (17/2/2026)
Peresmian gedung ini dihadiri berbagai tokoh penting, di antaranya Anggota DPR RI Ahmad Labib, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan, jajaran Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kedungpring, pengurus organisasi otonom (ortom) tingkat cabang, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), termasuk Kapolsek dan Danramil Kedungpring.
Dalam sambutannya, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyebut GDM Kedungpring sebagai simbol kemandirian dan semangat gotong royong warga Muhammadiyah. Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus bersinergi dengan organisasi keagamaan dalam membangun masyarakat yang religius, berdaya, dan sejahtera.
“Kami meyakini bahwa kehadiran Gedung Dakwah Muhammadiyah ini akan memperkuat kegiatan dakwah, pendidikan, sosial, serta pemberdayaan umat. Pemerintah Kabupaten Lamongan siap bersinergi dan mendukung program-program keumatan yang dijalankan Muhammadiyah,” ujar Yuhronur.
Pembangunan gedung ini dimulai sejak Oktober 2025 dan berdiri di lokasi strategis yang mudah diakses masyarakat. Pendanaan pembangunan bersumber dari partisipasi internal persyarikatan, dukungan dana CSR PT Pegadaian melalui aspirasi Ahmad Labib, serta sumbangan para donatur. Hasilnya, gedung berdiri kokoh dan layak sebagai pusat kegiatan dakwah dan sosial.
Gedung Dakwah Muhammadiyah Kedungpring nantinya akan difungsikan sebagai pusat aktivitas dakwah sekaligus kantor berbagai ortom Muhammadiyah, seperti ‘Aisyiyah, Pemuda Muhammadiyah, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Nasyiatul Aisyiyah, Tapak Suci, Hizbul Wathan, serta Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM). Kehadiran gedung ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas program pembinaan umat dan penguatan kaderisasi di wilayah Kedungpring
Sementara itu, Ahmad Labib menegaskan bahwa dukungannya terhadap pembangunan gedung tersebut merupakan bagian dari komitmen moralnya sebagai kader Muhammadiyah. Ia mengaku telah menempuh proses kaderisasi sejak remaja hingga dewasa melalui IPM, IMM, dan Pemuda Muhammadiyah.
“Saya siap membantu dan memfasilitasi kebutuhan persyarikatan. Semoga gedung ini menjadi awal keberlangsungan gerakan Muhammadiyah yang lebih maju dan bermanfaat di Kedungpring,” ujarnya.
Prosesi peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati Lamongan, disambut tepuk tangan para tamu undangan. Gedung ini diharapkan menjadi pusat dakwah yang melahirkan generasi cerdas, berakhlak, serta berdaya saing, sekaligus menjadi penggerak pembangunan sosial dan keumatan di Lamongan bagian selatan.
Penulis Ghulamin Halim

