JAKARTA – Lazismu Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah secara resmi meluncurkan Kick Off Program Ramadan Lazismu 1447 Hijriah di Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (UHAMKA), Jakarta, Kamis (15/1).
Mengusung tema “Zakat Majukan Kesejahteraan Bangsa”, kegiatan ini menegaskan komitmen Lazismu dalam mengoptimalkan peran zakat sebagai instrumen pemberdayaan sosial dan kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan.
Bendahara Umum PP Muhammadiyah, Hilman Latief, turut hadir dan memberikan apresiasi tinggi atas kinerja Lazismu Pusat beserta seluruh jajaran dan mitra. Ia menilai, konsistensi program Lazismu dalam setahun terakhir telah memberikan dampak nyata.
“Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Lazismu atas kerja keras yang dilakukan. Insyaallah, ikhtiar yang konsisten ini akan memberikan dampak yang semakin luas bagi masyarakat,” ujar Hilman.
Momentum Edukasi Zakat
Ketua Badan Pengurus Lazismu Pusat, Ahmad Imam Mujadid Rais, menekankan bahwa bulan suci Ramadan adalah momentum strategis untuk meningkatkan literasi zakat. Menurutnya, Ramadan bukan sekadar waktu menunaikan zakat fitrah, melainkan kesempatan memperluas pemahaman tentang filantropi Islam.
“Ramadan adalah momentum berharga untuk saling mengingatkan, tidak hanya terkait zakat fitrah, tetapi juga sedekah, infak, fidyah, dan berbagai kebaikan sosial-keagamaan lainnya,” jelas Rais.
5 Program Unggulan Ramadan
Dalam menyambut Ramadan 1447 H, Rais memaparkan lima pilar program utama yang dirancang berdasarkan kebutuhan riil masyarakat. Kelima program tersebut adalah:
- Back to Masjid: Program pemakmuran masjid.
- Tebar Takjil: Berbagi iftar untuk masyarakat luas.
- Kado Ramadan: Santunan untuk penerima manfaat prioritas.
- Program Lansia: Perhatian khusus bagi kelompok lanjut usia.
- Mudikmu Aman: Layanan posko bagi pemudik.
Kelima program ini akan dilaksanakan melalui kolaborasi sinergis dengan berbagai majelis dan lembaga di lingkungan Muhammadiyah.(Media dan Publikasi Lazismu PP Muhammadiyah/Soleh)

