Berita

Wakil Presiden Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bima Minta Polres Bima Kota Usut Tuntas Dugaan Kasus Penipuan dan Penggelapan Uang 2 Miliar

2 Mins read

KULIAHALISLAM.COM – Bima, 30 Oktober 2024, Wakil Presiden Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bima, Julfan Hadi, meminta Polres Bima Kota untuk mengusut tuntas dugaan kasus penipuan dan penggelapan uang senilai Rp. 2 miliar yang melibatkan beberapa pejabat di Kecamatan Wera-Ambalawi, Kabupaten Bima.

Kasus ini telah dilaporkan ke Polres Bima Kota pada 7 Oktober 2024 dengan nomor laporan: STTLP/K/1060/X/2024/NTB/Res Bima Kota. Berdasarkan laporan, terdapat empat orang terlapor, yakni Kades Nipa berinisial (MD), Koordinator Wilayah Pendidikan berinisial (LN), Ketua Yayasan Nurul Haq berinisial (KH), serta Camat Ambalawi (AM). Mereka diduga melakukan aksi penipuan dan penggelapan secara bertahap sejak tahun 2023.

Imam Wahyudin, selaku pelapor, mengungkapkan bahwa keempat terlapor awalnya mengundang korban berinisial AR untuk datang ke rumah salah satu dari mereka. Tak lama setelahnya, keempat terlapor mendatangi rumah korban dan meminta uang tersebut dengan iming-iming janji tertentu. Namun, janji tersebut hingga saat ini tidak terealisasi, dan uang senilai Rp. 2 miliar tersebut diduga digelapkan oleh para terlapor.

“Kami laporkan Kades Nipa, Korwil Pen, Ketua Yayasan Nurul Haq, dan Camat Ambalawi atas dugaan penggelapan dan penipuan uang sejumlah Rp. 2 miliar,” ujar Imam Wahyudin dalam keterangannya hari ini, Rabu, 30 Oktober 2024.

 

Kasat Reskrim Polres Bima Kota, Franto Matondang, membenarkan adanya laporan tersebut dan memastikan pihaknya akan melakukan penyelidikan sesuai prosedur hukum yang berlaku. “Laporan ini telah kami terima dan akan segera kami tindak lanjuti,” ujar Franto.

 

Kami bersama mahasiswa lainnya berharap agar proses hukum berjalan transparan dan pihak kepolisian dapat menuntaskan kasus ini secepatnya untuk memberikan keadilan bagi para korban.

Wakil Presiden Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bima Minta Polres Bima Kota Usut Tuntas Dugaan Kasus Penipuan dan Penggelapan Uang 2 Miliar.

Baca...  Perpisahan MTs Muhammadiyah Babakanloa 2026 Berlangsung Meriah

Bima, 30 Oktober 2024, Wakil Presiden Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bima, Julfan Hadi, meminta Polres Bima Kota untuk mengusut tuntas dugaan kasus penipuan dan penggelapan uang senilai Rp. 2 miliar yang melibatkan beberapa pejabat di Kecamatan Wera-Ambalawi, Kabupaten Bima.

Kasus ini telah dilaporkan ke Polres Bima Kota pada 7 Oktober 2024 dengan nomor laporan: STTLP/K/1060/X/2024/NTB/Res Bima Kota. Berdasarkan laporan, terdapat empat orang terlapor, yakni Kades Nipa berinisial (MD), Koordinator Wilayah Pendidikan berinisial (LN), Ketua Yayasan Nurul Haq berinisial (KH), serta Camat Ambalawi (AM). Mereka diduga melakukan aksi penipuan dan penggelapan secara bertahap sejak tahun 2023.

Imam Wahyudin, selaku pelapor, mengungkapkan bahwa keempat terlapor awalnya mengundang korban berinisial AR untuk datang ke rumah salah satu dari mereka. Tak lama setelahnya, keempat terlapor mendatangi rumah korban dan meminta uang tersebut dengan iming-iming janji tertentu. Namun, janji tersebut hingga saat ini tidak terealisasi, dan uang senilai Rp. 2 miliar tersebut diduga digelapkan oleh para terlapor.

“Kami laporkan Kades Nipa, Korwil Pen, Ketua Yayasan Nurul Haq, dan Camat Ambalawi atas dugaan penggelapan dan penipuan uang sejumlah Rp. 2 miliar,” ujar Imam Wahyudin dalam keterangannya hari ini, Rabu, 30 Oktober 2024.

Kasat Reskrim Polres Bima Kota, Franto Matondang, membenarkan adanya laporan tersebut dan memastikan pihaknya akan melakukan penyelidikan sesuai prosedur hukum yang berlaku. “Laporan ini telah kami terima dan akan segera kami tindak lanjuti,” ujar Franto.

Kami bersama mahasiswa lainnya berharap agar proses hukum berjalan transparan dan pihak kepolisian dapat menuntaskan kasus ini secepatnya untuk memberikan keadilan bagi para korban.

104 posts

About author
Alumni Program Studi Ekonomi Syariah, Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Malang. Sekarang menempuh studi Magister Pengkajian Islam, Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Penulis adalah Redaktur Pelaksana Kuliah Al-Islam
Articles
Related posts
BeritaMuhammadiyah

Lazismu Himpun Donasi Gempa NTT Rp6 Miliar untuk Korban

2 Mins read
​JAKARTA (4/9/2026) – Pascagempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 15 Agustus 2026, Muhammadiyah langsung memobilisasi sumber daya dari semua unsur…
ArtikelBerita

Ketika Piring Berubah Jadi Petaka: Menimbang Ulang Nurani di Balik Program Makan Bergizi Gratis

5 Mins read
Selasa malam, 1 September 2026, langit Tanggulangin, Sidoarjo, dipenuhi lolongan sirene. Bukan sirene tanda bahaya kebakaran atau bencana alam, melainkan seruan darurat…
BeritaMuhammadiyah

Tangani 2.222 Pasien, Ini Kiprah EMT Muhammadiyah Gempa NTT

2 Mins read
​NUSA TENGGARA TIMUR — Status keadaan darurat bencana pascagempa selama 14 hari yang ditetapkan Bupati Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, melalui Surat…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *