Berita

Meriahkan HSN, Ranting NU Desa Pengastulan Gelar Pawai dan Pengajian

2 Mins read

KULIAHALISLAM.COM – Dalam memeriahkan Hari Santri Nasional, biasanya banyak yang mengadakan kegiatan upacara/apel. Berbeda dengan Ranting NU Desa Pengastulan, Kec. Seririt, Kab. Buleleng, yang memeriahkan Hari Santri Nasional 2023 dengan beberapa rangkaian kegiatan.

Rangkaian kegiatan tersebut terdiri dari lomba-lomba, pawai, dan pengajian umum. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai Jum’at (20/10/2023) sampai Ahad (22/10/2023).

Ada beberapa cabang lomba yang diadakan, diantaranya hafalan Juz ‘Amma, adzan, praktek ibadah, tartil, pidato, merangkai kalimat, dan cerdas cermat. Perlombaan ini berlangsung mulai hari Jum’at (20/10/2023) sampai Sabtu (21/10/2023), di Masjid Jami’ As-Shalihin.

Acara ini diikuti oleh 140 peserta yang merupakan delegasi dari seluruh TPQ yang berada di Desa Pengastulan, diantaranya TPQ Az-Zahra, TPQ Pesantren Nurul Iman, TPQ Al-Hidayah, dan TPQ Jiwo Suto. Masing-masing cabang lomba, terdiri dari 20 peserta. Setelah para peserta menunjukkan dan menguji kemampuannya dalam gelagang perlombaan, panitia menetapkan peserta dengan point tertinggi sebagai pemenang.

Kegiatan selanjutnya adalah pawai, diadakan pada Ahad (22/10/2023), pukul 16.00 – 17.00 Wita. Rute pawai hanya mengelilingi Desa Pengastulan. Berjalan mulai dari jalan raya di depan Masjid Jami’ As-Shalihin, dan berakhir di tempat semula. 

Pawai ini diikuti oleh seluruh banom NU di Desa Pengastulan, takmir Masjid Jami’ As-Shalihin dan Masjid Wadi, dan seluruh TPQ yang ikut menjadi peserta lomba dalam kegiatan ini. Turut berpartisipasi juga Kepala Dusun (Kadus) Kauman, Babinsa, dan Babinkamtibnas Desa Pengastulan.

Sepanjang berjalannya pawai, seluruh peserta menyanyikan lagu mars Hari Santri Nasional, Yalal Wathan, dan sholawat lainnya dengan lantang dan meriah.

Pada pukul 20.00 – 22.00 Wita, diadakan acara pengajian umum yang merupakan puncak acara dari seluruh rangkaian kegiatan ini. Al-Badar, yang merupakan grup hadrah legendaris di Desa Pengastulan, mengawali acara pengajian umum dengan lantunan sholawat dan sya’ir sya’ir gubahan dari para pendahulu di desa ini. 

Baca...  Cara SUMU Tulungagung Bantu Pelaku Usaha Susun Struktur Organisasi Bisnis

Dilanjutkan dengan pembacaan tawasul yang dipimpin oleh Kepala Dusun Kauman Desa Pengastulan, A. Suja’i. Kemudian lantunan ayat suci al-Qur’an, dibacakan oleh Bahrul Arifin, putra daerah asli Desa Pengastulan yang beberapa kali menorehkan prestasi di event MTQ tingkat nasional, berduet dengan sepupunya, Armansyah, yang juga kerap menyabet juara di perlombaan MTQ tingkat provinsi.

Lalu dilanjutkan dengan sambutan ketua panitia, Roby Iskandar. Dalam sambutannya, ia menyampaikan harapan dan tujuan diselenggarakannya kegiatan ini. “Dari kegiatan ini, kita berharap supaya semua santri yang ada di Desa Pengastulan semangat lagi ngaji di TPQnya masing-masing. Ilmu yang didapatkan di tempat ngajinya, kelak bisa berguna untuk dirinya, keluarganya, dan bangsa negara. Untuk itu, wali santri juga harus berperan aktif mendukung anak-anaknya ngaji,” ungkapnya.

Setelah sambutan ketua panitia, Busyra, salah satu pengurus takmir masjid sekaligus merangkap sebagai pengurus Ranting NU Desa Pengastulan, memimpin pembacaan Sholawat Nariyah yang diikuti oleh seluruh jama’ah yang hadir pada saat itu. Kemudian dilanjutkan dengan ceramah agama, yang diisi oleh penceramah kondang yang namanya cukup populer di Kecamatan Seririt, yakni Ust. Ishaq Asy’ari.

Pewarta: Salman Akif Faylasuf

2539 posts

About author
Kuliah Al Islam - Mencerdaskan dan Mencerahkan
Articles
Related posts
BeritaMuhammadiyah

UMSU dan PDM Medan Kunjungi PCIM Malaysia, Sosialisasi Muktamar

2 Mins read
KUALA LUMPUR, 5 September 2026 – Silaturahmi antara warga Muhammadiyah lintas negara kembali terjalin. Rombongan dosen Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) bersama…
BeritaMuhammadiyah

Lazismu Himpun Donasi Gempa NTT Rp6 Miliar untuk Korban

2 Mins read
​JAKARTA (4/9/2026) – Pascagempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 15 Agustus 2026, Muhammadiyah langsung memobilisasi sumber daya dari semua unsur…
ArtikelBerita

Ketika Piring Berubah Jadi Petaka: Menimbang Ulang Nurani di Balik Program Makan Bergizi Gratis

5 Mins read
Selasa malam, 1 September 2026, langit Tanggulangin, Sidoarjo, dipenuhi lolongan sirene. Bukan sirene tanda bahaya kebakaran atau bencana alam, melainkan seruan darurat…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *