Berita

Mahasiswa KKN MAS Kelompok 93 dan 94 Dampingi Lomba RW 2 di SD Negeri 1 Ngenep

2 Mins read

KULIAHALISLAM-Mahasiswa KKN MAS Kelompok 93 dan 94, Turut mendampingi rangkaian perlombaan masyarakat RW 2 dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut dilaksanakan di SD Negeri 1 Ngenep, Desa Ngenep, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, selama dua hari, (8-9/8/2026)

Rangkaian perlombaan pada 8 Agustus 2026 dilaksanakan pada malam hari dan ditujukan bagi anak-anak. Mahasiswa KKN MAS Kelompok 93 turut membantu warga dalam mempersiapkan perlengkapan, mengatur peserta, serta mendampingi jalannya perlombaan.

Anak-anak mengikuti berbagai permainan dengan penuh semangat dan keceriaan. Suasana semakin meriah dengan dukungan orang tua dan warga yang hadir untuk memberikan semangat kepada para peserta.

Kegiatan kemudian dilanjutkan pada 9 Agustus 2026 setelah salat Asar dengan perlombaan yang ditujukan bagi ibu-ibu PKK RW 2. Berbagai permainan disiapkan untuk menguji kekompakan, ketelitian, kecepatan, dan kerja sama para peserta. Beberapa perlombaan yang dilaksanakan antara lain estafet air, memilah bumbu merica dan ketumbar, memancing bulpen, baris-berbaris dengan mata tertutup, serta tebak warna kaos kaki.

Salah satu perlombaan yang menarik perhatian adalah lomba memilah bumbu merica dan ketumbar. Perlombaan tersebut diikuti oleh ibu-ibu PKK dari kalangan usia, mulai dari ibu-ibu yang masih muda hingga peserta yang sudah lanjut usia.

Perbedaan usia tidak mengurangi semangat untuk mengikuti perlombaan. Mereka terlihat antusias, cekatan, dan saling memberikan dukungan kepada anggota kelompok masing-masing.

Meria, selaku Penanggung Jawab (PJ) Lomba Memilah Bumbu, mengungkapkan rasa senangnya melihat antusiasme peserta yang mengikuti perlombaan.

“Pesertanya sangat antusias, mulai dari ibu-ibu yang masih muda sampai yang sudah lanjut usia. Meskipun lombanya sederhana, semangat mereka luar biasa dan membuat suasana menjadi semakin seru,” ujar Meria.

Baca...  ​SUMU Gandeng Uruzin: Perkuat Legalitas Bisnis untuk UMKM

Menurut Meria, lomba memilah bumbu tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi sarana bagi warga untuk berkumpul dan mempererat kebersamaan. Antusiasme peserta dari berbagai usia menunjukkan bahwa kegiatan sederhana dapat menciptakan suasana yang menyenangkan dan memperkuat interaksi antarwarga.

Sementara itu, mahasiswa KKN MAS Kelompok 93 dan 94 turut berperan dalam membantu teknis pelaksanaan setiap perlombaan. Mahasiswa mengarahkan peserta, menyiapkan perlengkapan, membantu menjelaskan aturan permainan, serta memastikan perlombaan berjalan dengan tertib dan lancar.

Mahasiswa juga ikut memberikan semangat kepada para peserta sehingga suasana kegiatan semakin hidup.

Seluruh rangkaian perlombaan berlangsung dengan menyenangkan, meriah, dan penuh antusiasme. Tidak hanya peserta yang menikmati kegiatan, warga yang hadir juga turut tertawa dan memberikan dukungan kepada peserta. Perlombaan menjadi ruang bagi masyarakat untuk melepas penat sekaligus mempererat hubungan sosial antarwarga.

Secara tidak langsung, kegiatan tersebut menunjukkan bahwa perlombaan masyarakat tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga menjadi media untuk memperkuat nilai kebersamaan dan gotong royong.

Kegiatan yang melibatkan anak-anak hingga ibu-ibu PKK dari berbagai usia tersebut mampu menciptakan interaksi positif dan membangun suasana kekeluargaan di lingkungan RW 2.

Bagi mahasiswa KKN MAS Kelompok 93 dan 94, keterlibatan dalam kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat. Mahasiswa tidak hanya menjalankan program kerja utama, tetapi juga turut hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan sosial yang diselenggarakan oleh masyarakat Desa Ngenep.

Melalui pendampingan perlombaan tersebut, mahasiswa berharap hubungan dan silaturahmi dengan warga RW 2 semakin erat. Kegiatan ini juga menjadi bentuk sinergi antara mahasiswa KKN MAS dan masyarakat dalam menciptakan kegiatan yang positif, menyenangkan, serta mampu memperkuat semangat kebersamaan.

Baca...  Brazagan FC Menjadi Juara Sepakbola Mini Baralau Cup 2023, Setelah Menaklukkan PS. Baralau

Rangkaian lomba anak-anak dan ibu-ibu PKK RW 2 yang dilaksanakan di SD Negeri 1 Ngenep akhirnya berlangsung dengan penuh keceriaan dan antusiasme. Semangat warga dari berbagai usia menjadi bukti bahwa kebersamaan dan gotong royong dapat terus tumbuh melalui kegiatan sederhana di tengah masyarakat.

Pawarta Fitria Agustian Susanti

Related posts
ArtikelBerita

Ketika Piring Berubah Jadi Petaka: Menimbang Ulang Nurani di Balik Program Makan Bergizi Gratis

5 Mins read
Selasa malam, 1 September 2026, langit Tanggulangin, Sidoarjo, dipenuhi lolongan sirene. Bukan sirene tanda bahaya kebakaran atau bencana alam, melainkan seruan darurat…
BeritaMuhammadiyah

Tangani 2.222 Pasien, Ini Kiprah EMT Muhammadiyah Gempa NTT

2 Mins read
​NUSA TENGGARA TIMUR — Status keadaan darurat bencana pascagempa selama 14 hari yang ditetapkan Bupati Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, melalui Surat…
BeritaMuhammadiyah

​EMT Muhammadiyah Standar WHO Buka RS Lapangan di Flores

1 Mins read
​MANGGARAI TIMUR — Tim Medis Darurat (Emergency Medical Team/EMT) Muhammadiyah yang terverifikasi oleh WHO telah dikerahkan ke Dampek, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *