BeritaSUMU

Kopdar SUMU Pekalongan Raya 2026: Sinergi UMKM & Pengusaha

2 Mins read

PEKALONGAN – Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) bersama Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Pekalongan, Majelis Ekonomi, Bisnis, dan Pariwisata PDM Kabupaten Pekalongan, serta Lembaga Pengembang UMKM PWM Jawa Tengah akan menggelar Kopdar SUMU Pekalongan Raya 2026 pada Ahad, 12 Juli 2026, di Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan.

​Mengusung tema “Membangun Kolaborasi, Memperkuat Ekosistem Bisnis Muhammadiyah”, kegiatan ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus konsolidasi bagi para pengusaha Muhammadiyah dan pelaku UMKM di wilayah Karesidenan Pekalongan dan sekitarnya. Acara akan berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 15.30 WIB dengan menghadirkan agenda konsolidasi ekosistem bisnis Muhammadiyah, pengenalan Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU), serta sesi business matching dan networking.

​Ketua PDM Kabupaten Pekalongan, Drs. H. Mulyono Kastari, mengatakan bahwa Muhammadiyah memiliki potensi ekonomi yang sangat besar apabila mampu disinergikan melalui kolaborasi antarpelaku usaha.

​”Muhammadiyah tidak hanya kuat dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan sosial, tetapi juga memiliki potensi ekonomi yang luar biasa. Kopdar SUMU menjadi momentum untuk menyatukan para pelaku usaha dalam satu ekosistem yang saling menguatkan sehingga mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi umat dan masyarakat,” ujarnya.

​Mulyono berharap kegiatan tersebut mampu melahirkan kerja sama konkret di antara para pelaku usaha Muhammadiyah sehingga mampu meningkatkan kemandirian ekonomi persyarikatan.

​Sementara itu, Ketua Lembaga Pengembang UMKM PWM Jawa Tengah, Khafid Sirotudin, S.E., M.Si., menilai bahwa penguatan UMKM harus dilakukan melalui kolaborasi, peningkatan kapasitas, serta perluasan jejaring bisnis.

​”Pelaku UMKM saat ini tidak cukup hanya memiliki produk yang baik. Mereka membutuhkan akses pasar, jejaring kemitraan, pendampingan, dan ruang kolaborasi. Karena itu, Kopdar SUMU menjadi forum strategis untuk mempertemukan berbagai potensi tersebut agar tumbuh bersama,” katanya.

Baca...  Training Ground Gajah Mada Lamongan Siap Dibangun

​Menurut Khafid, sinergi antara pengusaha yang telah berkembang dengan UMKM yang sedang bertumbuh akan mempercepat lahirnya ekosistem bisnis Muhammadiyah yang sehat, inklusif, dan berdaya saing.

​Adapun Pimpinan Serikat Usaha Muhammadiyah sekaligus Wakil Ketua Lembaga Pengembang UMKM PP Muhammadiyah, Ghufron Mustaqim, S.IP., M.P.A., menegaskan bahwa SUMU hadir sebagai rumah bersama bagi para pelaku usaha Muhammadiyah di seluruh Indonesia.

​”SUMU dibangun bukan sekadar sebagai komunitas bisnis, melainkan sebagai gerakan kolaborasi. Kami ingin para pengusaha Muhammadiyah saling mengenal, saling membeli produk, saling memperkuat usaha, hingga mampu menciptakan kolaborasi bisnis yang memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan anggota dan kemajuan ekonomi umat,” ungkapnya.

​Ghufron menambahkan bahwa forum Kopdar di berbagai daerah menjadi langkah penting untuk memperluas jaringan SUMU sekaligus mempercepat terbentuknya ekosistem bisnis Muhammadiyah yang terintegrasi dari tingkat daerah hingga nasional.

​Selain sesi diskusi dan pengenalan organisasi, peserta juga akan mengikuti kegiatan business matching yang dirancang untuk mempertemukan pelaku usaha lintas sektor agar dapat menjalin kemitraan bisnis secara langsung. Melalui sesi networking, peserta diharapkan memperoleh peluang kerja sama baru, memperluas pasar, sekaligus berbagi pengalaman dalam mengembangkan usaha.

​Panitia mengundang para pengusaha Muhammadiyah, pelaku UMKM, maupun calon wirausahawan di wilayah Karesidenan Pekalongan dan sekitarnya untuk mengikuti kegiatan ini. Dengan biaya pendaftaran sebesar Rp50.000, peserta akan memperoleh fasilitas berupa kudapan (snack), makan siang, kesempatan business networking, team building, serta peluang kolaborasi bisnis.

​Melalui Kopdar SUMU Pekalongan Raya 2026, Muhammadiyah berharap lahir semakin banyak kolaborasi usaha yang mampu memperkuat ekonomi anggota, mendorong pertumbuhan UMKM, dan mewujudkan ekosistem bisnis Muhammadiyah yang semakin maju, mandiri, dan berkemajuan.

​[Media dan Publikasi Serikat Usaha Muhammadiyah/Soleh]

Baca...  Kantor Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Menyelenggarakan Sosialisasi Kearsipan Di Masyarakat
130 posts

About author
Media dan Publikasi Serikat Usaha Muhammadiyah.
Articles
Related posts
BeritaMuhammadiyahSUMU

​SUMU Batam Dorong UMKM Tertib Finansial Lewat Business Forum

2 Mins read
​Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) Kota Batam terus mendorong peningkatan kapasitas pelaku usaha melalui penguatan literasi dan tata kelola bisnis. Upaya tersebut diwujudkan…
Berita

Wakil Bupati Buleleng Lepas Mahasiswa Penerima Beasiswa PERGUNU ke UAC Mojokerto

1 Mins read
​Wakil Bupati Buleleng didampingi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Buleleng, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Buleleng, dan Ketua Tanfidziyah Pengurus…
BeritaMuhammadiyahSUMU

Klinik Bisnis Manajemen SDM SUMU Tulungagung Angkatan 2 Resmi Digelar

2 Mins read
​Program Klinik Bisnis Manajemen SDM Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) Tulungagung kembali digelar untuk Angkatan 2 pada Minggu (27/9/2026). Kegiatan ini menjadi ruang…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *