Berita

Ketua PKC PMII Jatim: Jangan Ada Nyawa Rakyat Kecil Hilang Tanpa Pertanggungjawaban Negara

1 Mins read

Ketua Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Jawa Timur, Mohammad Ivan Akiedozawa, menanggapi keras kabar meninggalnya seorang pengemudi ojek online yang diduga terlindas kendaraan Brimob di Pejompongan, Jakarta. Menurutnya, peristiwa ini bukan sekadar kecelakaan, melainkan tragedi kemanusiaan yang mencerminkan lemahnya perlindungan negara terhadap rakyat kecil.

“Negara tidak boleh cuci tangan. Ada nyawa manusia yang melayang, dan ada institusi negara yang disebut-sebut terlibat. Jika ini dibiarkan, maka kebenaran akan terkubur bersama korban, dan keadilan hanya akan jadi slogan kosong,” tegas Edo sapaan akrabnya dalam keterangannya, Kamis (28/8/2025).

Edo menilai, jika aparat negara justru menjadi bagian dari tragedi, maka tanggung jawab moral dan hukum harus ditegakkan seterang-terangnya. Ia mengingatkan bahwa kepercayaan publik akan runtuh apabila hukum hanya berlaku untuk rakyat biasa, sementara aparat yang bersalah dilindungi.

“Jangan biarkan hukum hanya tajam ke bawah, tumpul ke atas. Aparat yang seharusnya mengayomi justru diduga merenggut nyawa rakyat kecil. Ini tamparan keras bagi negara. Karena itu, proses hukum tidak boleh berhenti di jalan buntu, dan publik berhak tahu seluruh kebenarannya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Edo menekankan bahwa kematian seorang pengemudi ojek online bukanlah kasus sepele. Di balik peristiwa itu, ada simbol ketidakadilan struktural yang sering kali dialami rakyat kecil: bekerja keras di jalanan, namun nyawanya bisa hilang tanpa jaminan keadilan.

“Nyawa rakyat kecil tidak boleh dipertaruhkan dengan alasan apapun. Jika negara gagal melindungi warganya, maka itu adalah bentuk pengkhianatan terhadap amanat konstitusi,” tegas Ivan.

Ia menutup pernyataannya dengan menyerukan agar masyarakat tidak diam. “PMII Jawa Timur akan terus bersuara. Kebenaran tidak boleh ditutup rapat, dan keadilan tidak boleh dinegosiasikan. Jangan sampai tragedi ini menjadi potret gelap bahwa nyawa rakyat bisa hilang tanpa pertanggungjawaban negara.”

Baca...  Wakil Wali Kota Malang Dukung Penguatan UMKM Melalui Kolaborasi dengan Serikat Usaha Malang Raya

Pewarta: Salman Akif Faylasuf

187 posts

About author
Alumni PP Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo Situbondo dan PP Nurul Jadid Paiton Probolinggo. Penulis juga kontributor tetap di E-Harian Aula digital daily news Jatim.
Articles
Related posts
Berita

Gus Ahmad Ubaidillah Resmi Pimpin DPC FKDT Kabupaten Probolinggo, Siap Perkuat Pendidikan Diniyah

1 Mins read
PROBOLINGGO – Gus Ahmad Ubaidillah resmi dilantik dan dikukuhkan sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (DPC FKDT) Kabupaten Probolinggo…
BeritaSUMU

SUMU dan Marvin Perceka Edukasi Dorong Pertumbuhan Bisnis Bimbel Berbasis Kemitraan

1 Mins read
YOGYAKARTA – Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) bekerja sama dengan PT Marvin Perceka Edukasi sukses menggelar webinar bertajuk “Learn More, Earn More: Strategi…
Berita

Matangkan Persiapan Konfercab, PC IPNU IPPNU Sukoharjo Gelar Rapimcab

1 Mins read
SUKOHARJO – Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Sukoharjo menggelar Rapat Pimpinan…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×
BeritaSUMU

SUMU Malang Raya Dorong Digitalisasi Usaha Lewat Bootcamp AI #SinauMbois Intensif Enam Bulan

Verified by MonsterInsights