YOGYAKARTA – Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) bekerja sama dengan PT Marvin Perceka Edukasi sukses menggelar webinar bertajuk “Learn More, Earn More: Strategi Belajar Sukses Bisnis Bimbingan Belajar”, Jumat (9/1/2026) malam. Acara yang digelar secara daring ini menyoroti peluang menjanjikan industri pendidikan di era digital.
Komisaris PT Marvin Perceka Edukasi, Dede Hermawan, hadir sebagai narasumber utama. Dalam paparannya, Dede menekankan bahwa bimbingan belajar (bimbel) kini bukan sekadar aktivitas pengajaran konvensional. Sektor ini telah bertransformasi menjadi ekosistem bisnis yang adaptif dan memiliki prospek ekonomi jangka panjang, terutama jika dikelola dengan manajemen modern.
“Bisnis bimbingan belajar merupakan sektor yang tidak hanya menjanjikan secara ekonomi, tetapi juga memiliki nilai sosial yang kuat. Melalui sistem kemitraan, kami membuka peluang bagi masyarakat untuk terlibat dalam usaha pendidikan dengan model yang telah teruji, terstandar, dan berorientasi pada keberlanjutan,” ujar Dede.
Ia memaparkan strategi pengembangan bimbel berbasis kemitraan yang mencakup operasional modern, digitalisasi manajemen, serta struktur biaya yang terukur. Skema kemitraan yang ditawarkan kepada anggota SUMU mencakup dukungan sistem pembelajaran, pelatihan SDM, hingga pendampingan operasional. Hal ini menjadi solusi bagi calon pengusaha yang ingin terjun ke sektor pendidikan tanpa harus membangun sistem dari nol.
Webinar ini diikuti antusias oleh pendidik, calon wirausahawan, dan pelaku usaha dari berbagai daerah. Diskusi berlangsung interaktif, membahas kesiapan modal hingga strategi menghadapi persaingan di era digital.
Melalui kegiatan ini, SUMU menegaskan komitmennya sebagai katalisator lahirnya wirausaha baru yang berorientasi pada nilai sosial dan keberlanjutan. Informasi mengenai program SUMU dan peluang kemitraan dapat diakses melalui situs resmi www.sumu.or.id atau menghubungi admin di 0812-2359-5336.[Media dan Publikasi Serikat Usaha Muhammadiyah/Soleh]

