Berita

Antisipasi Dampak Inflasi Kenaikan BBM, Pemkab Lamongan Keluarkan Kebijakan Strategis

1 Mins read

Antisipasi Dampak Inflasi Kenaikan BBM, Pemkab Lamongan Keluarkan Kebijakan Strategis

KULIAHALISLAM.COM – Memiliki potensi terjadi kenaikan inflasi atas kebijakan kenaikan BBM, Pemerintah Kabupaten Lamongan tengah melakukan kebijakan strategis sebagai upaya antisipasi dampak inflasi di bulan – bulan kedepan. Dimana inflasi di tingkat nasional per agustus 2022 mencapai 4,94 persen.

Diungkapkan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi dalam sambutannya saat Sidang Paripurna DPRD Lamongan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Lamongan Tahun Anggaran 2022, Kamis (8/9/2022) menyatakan, sebagai upaya untuk mengantisipasi dampak inflasi tersebut, pemerintah telah mengeluarkan kebijakan agar melakukan realokasi anggaran untuk kebijakan penganggaran belanja wajib untuk perlindungan sosial sebagai penanganan dampak inflasi melalui APBD 2022 sebesar 2 persen yang bersumber dari Dana Transfer Umum (DTU).

Sementara sebagai tindak lanjut atas kebijakan penanganan dampak inflasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Lamongan akan memberikan langkah-langkah kebijakan secara sistematis dan sinergi dengan kebijakan pusat dengan tujuan memberikan bantuan sosial kepada masyarakat miskin di tingkat kelurahan, untuk di tingkat desa telah diberikan juga bantuan langsung tunai melalui dana desa, serta memberikan bantuan sosial kepada pedagang kaki lima, sopir angkot, pengemudi becak dan ojek online.

“Selain memberikan bantuan kepada masyarakat rentan dan pekerja transportasi juga memberikan perlindungan sosial kepada nelayan berupa asuransi. Dengan asuransi tersebut memberikan perlindungan kepada nelayan dari ancaman risiko meninggal dunia. Kemudian program penciptaan lapangan kerja dengan memberikan pelatihan dan bantuan alat kerja bagi masyarakat yang ingin memiliki usaha kerja,” ucap Pak Yes.

Dengan respon dan koordinasi kebijakan yang cepat, masif dan komprehensif, didukung anggaran (kebijakan fiskal) yang memadai, Pak Yes berharap penanganan dampak inflasi dapat tertangani secara efektif dan pemulihan ekonomi mulai berjalan secara merata.

Dalam kesempatan tersebut juga telah disampaikan persetujuan atas Raperda tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2022 oleh DPRD Lamongan. Dimana DPRD Lamongan melalui juru bicaranya Abdul Somad telah menyepakati Pendapatan Daerah TA 2022 setelah perubahan diproyeksikan sebesar Rp 3.057.816.053.532.

Sedangkan untuk Belanja Daerah dialokasikan sebesar Rp 3.375.582.125.286. Lalu sebagai penyeimbang dari defisit yang terjadi, kebijakan pembiayaan yang ditempuh adalah pembiayaan netto yang berasal dari penerimaan pembiayaan setelah dikurangi pengeluaran pembiayaan yang selanjutnya digunakan untuk menutup defisit anggaran. (Fathan Faris Saputro)

Baca...  Jalin Silaturahim, PD Muhammadiyah Sumedang Terima Kunjungan Kapolres Sumedang
2573 posts

About author
Kuliah Al Islam - Mencerdaskan dan Mencerahkan
Articles
Related posts
Berita

Lesbumi PCNU Kraksaan Bentengi Anak Usia Dini dari Budaya Modern

2 Mins read
KRAKSAAN – Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kraksaan resmi menancapkan tonggak awal pergerakannya. Langkah strategis ini…
Berita

Perkuat Silaturahmi, Gugus 3 SD Biddik Kecamatan Pucuk Gelar Tadabbur Alam di Tuban

2 Mins read
KULIAHALISLAM.COM –Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti Wisata Taman Sagu Pelang, Kabupaten Tuban, pada Kamis (14/5/2026). Puluhan pendidik yang tergabung dalam Gugus…
BeritaSUMU

Sinau Bareng SUMU Tulungagung: Kuasai Affiliate Marketing

2 Mins read
TULUNGAGUNG – Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) Tulungagung kembali menggelar program pengembangan kapasitas anggota melalui kegiatan “Sinau Bareng SUMU Tulungagung” bertema Affiliate TikTok…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *