KULIAHALISLAM.COM – Kota Bima, Dalam upaya mendukung pelestarian lingkungan dan menciptakan ruang belajar yang lebih asri, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Angkatan IV Universitas Muhammadiyah Bima melaksanakan kegiatan *Green School* atau penghijauan sekolah di Pondok Pesantren Darul Hikmah, di Lingkungan Soncolela, Kelurahan Matakando, Kota Bima, Rabu (30/7/2025).
Kegiatan ini menjadi bagian dari program reboisasi lokal yang bertujuan memperbaiki kualitas lingkungan sekitar pesantren sekaligus memberikan edukasi kepada para santri mengenai pentingnya menjaga alam. Penanggung jawab utama kegiatan ini adalah Ketua Posko 33 KKN Kelurahan Matakando, *Syahrul Nizam*, yang memimpin langsung jalannya pelaksanaan penghijauan.
“Kegiatan Green School ini kami gagas sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap lingkungan pendidikan yang sehat dan hijau. Kami berharap ini menjadi awal dari kebiasaan baik dalam menjaga lingkungan, terutama di lingkungan pesantren,” ungkap Syahrul Nizam dalam sambutannya.
Dalam kegiatan tersebut, puluhan bibit pohon produktif (Pohon Berbuah Dan Pohon Tidak Berbuah) ditanam di berbagai sudut pondok pesantren, mulai dari halaman depan hingga area sekitar asrama santri. Mahasiswa KKN juga melibatkan para santri dan pengurus pondok dalam proses penanaman dan perawatan, sekaligus memberikan edukasi lingkungan hidup secara langsung.
Pimpinan Pondok Pesantren Darul Hikmah menyambut baik inisiatif ini dan mengapresiasi keterlibatan mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Bima. Ia menilai kegiatan semacam ini sangat relevan dengan nilai-nilai Islam yang mendorong umatnya untuk menjaga kelestarian bumi.
“Menanam pohon adalah amal jariyah. Kami sangat senang bisa bekerja sama dengan mahasiswa KKN dalam gerakan penghijauan ini. InsyaAllah manfaatnya akan dirasakan dalam jangka panjang,” ujar Bimantara Pratama (Anggota Posko 33).
Program Green School ini menjadi salah satu program unggulan Posko 33 dalam menjalankan KKN Tematik tahun 2025, dan diharapkan mampu memberikan dampak positif tidak hanya bagi pesantren, tetapi juga warga masyarakat sekitarnya.