Esai

Kerajinan Marmer dari Sudut Pandang Budaya dan Ekonomi

2 Mins read

Abstrak

​Tulungagung yang berada di Provinsi Jawa Timur memiliki kekayaan alam beserta keindahannya yang menjadi salah satu destinasi wisata di daerah Keresidenan Kediri dan sekitarnya. Wilayah Tulungagung mayoritas berupa pegunungan, pedesaan, sawah, kebun, dan pesisir sehingga menciptakan pemandangan alam yang sangat memanjakan mata wisatawan yang berkunjung.

​Tidak hanya itu, Tulungagung juga memiliki sumber daya berupa marmer yang telah terkenal di mata Asia maupun dunia karena kualitas dan kuantitasnya. Kerajinan marmer bahkan sudah menjadi suatu budaya bagi masyarakat Tulungagung. Mereka menjalankan profesi tersebut selain bertujuan untuk mengais rezeki, juga untuk melestarikan budaya nenek moyang.

​Salah satu bukti peninggalan marmer yang terletak di Tulungagung ialah Monumen Marmer yang berada di Tulungagung bagian selatan, tepatnya di Desa Gamping, Kecamatan Campurdarat.

​Pendahuluan

​Tulungagung merupakan salah satu kabupaten di Jawa Timur yang terletak di pesisir laut selatan. Tulungagung memiliki beberapa potensi yang menjadi keunggulan wilayah tersebut, di antaranya wisata berupa pantai dan peninggalan sejarah, serta sumber daya alam berupa batu marmer, oniks, granit, dan mosaik.

​Selain itu, Tulungagung kaya akan budaya karena masyarakatnya masih memegang teguh adat istiadat dari nenek moyang. Adat istiadat tersebut di antaranya seni tayub, tiban, jaranan sentherewe, reog tulungagung, ketoprak, wayang kulit, wayang jemblung, kentrung, dan campursari.

​Bahkan, kerajinan marmer di Tulungagung telah menjadi sebuah adat atau budaya bagi masyarakat setempat, terutama di daerah Tulungagung bagian selatan.

​Pembahasan

​Tulungagung memiliki banyak potensi kebudayaan, salah satunya adalah kerajinan batu marmer. Batu marmer tidak hanya berpotensi sebagai warisan budaya, melainkan juga sebagai penyokong ekonomi di wilayah Tulungagung dan sekitarnya.

​Banyak masyarakat Tulungagung yang berprofesi sebagai perajin marmer dan menjadikannya sebagai sumber penghasilan utama. Profesi perajin marmer tidak hanya dilatarbelakangi oleh keterampilan, tetapi juga budaya dari para leluhur. Oleh karena itu, masyarakat sangat menghargai profesi tersebut. Bagi mereka, menjadi perajin marmer adalah sebuah kehormatan karena dapat meneruskan warisan leluhur.

Baca...  Manusia Ditengah Gejolak Dunia

​Sebagai bentuk penghargaan warga Tulungagung terhadap budaya kerajinan batu marmer, berdirilah sebuah monumen. Monumen Batu Marmer 1850 atau yang biasa disebut Monumen Marmer oleh warga Campurdarat adalah sebuah monumen berbahan batu marmer yang berlokasi di Tulungagung Selatan.

​Monumen tersebut merupakan bukti sejarah keberadaan pabrik marmer pertama di Tulungagung. Letaknya berada tepat di lereng bukit pegunungan Tulungagung, lebih spesifiknya di Desa Gamping, Kecamatan Campurdarat.

​Tulungagung Selatan merupakan pusat kerajinan marmer. Hal ini terbukti dari banyaknya tambang marmer di wilayah tersebut, terutama di Kecamatan Campurdarat, Besole, dan Boyolangu.

​Kerajinan batu marmer di Tulungagung telah ada sejak masa Pemerintahan Hindia Belanda. Perkembangan industri kerajinan batu marmer di Kabupaten Tulungagung sempat mengalami pasang surut akibat krisis ekonomi yang melanda Indonesia pada tahun 1997.

​Namun, kini Tulungagung dikenal sebagai daerah penghasil kerajinan marmer terbesar di Indonesia dan telah tersohor hingga ke mancanegara. Produk yang dihasilkan tidak terbatas pada batu marmer saja, melainkan mencakup bebatuan lain seperti oniks, granit, mosaik, dan batu alam.

​Sebagai sentra kerajinan marmer yang terkenal di Indonesia, produk-produk asal Tulungagung tidak hanya dipasarkan di dalam negeri, tetapi juga diimpor ke luar negeri karena kualitasnya yang diakui.

​Berbagai produk marmer Tulungagung kini dapat ditemukan di berbagai platform e-commerce seperti Bukalapak dan Shopee. Selain itu, terdapat pula situs web khusus yang memasarkannya, seperti Marmertulungagung.my.id. Produk-produk yang ditawarkan meliputi lantai marmer, wastafel, meja, hiasan kerajinan, granit, oniks, teraso, hingga batu alam dengan harga terjangkau dan mutu yang terjaga.

​Industri marmer di Tulungagung mengalami perkembangan pesat sejak awal tahun 1990-an. Proses produksinya mulai memanfaatkan peralatan modern. Hasil produksinya pun tidak hanya dipasarkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kabupaten Tulungagung, tetapi juga dikirim ke luar daerah hingga pasar internasional.

Baca...  Mengalah Demi Kebaikan

​Produk yang dihasilkan memiliki variasi harga yang beragam, mulai dari cenderamata kecil seperti gantungan kunci hingga karya bernilai tinggi seperti patung yang menembus harga jutaan rupiah.

​Kualitas batu marmer yang unggul dan unik memberikan daya tarik luar biasa bagi pasar internasional. Keberhasilan para pengusaha dalam mengelola produksi memungkinkan mereka untuk bersaing di tingkat global. Berdasarkan data Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tulungagung, produk marmer Tulungagung menjadi salah satu komoditas kerajinan yang paling diminati oleh pasar lokal maupun internasional.

Penulis: Muhammad Fakhrul Hikam, Mahasiswa UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung.

​Editor: Adis Setiawan

1 posts

About author
Mahasiswa UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung
Articles
Related posts
EsaiKisahSejarah

Pesona di Antara Dua Cinta: Refleksi atas Syair Najmuddin Umar bin Muhammad An-Nasafi

8 Mins read
Sastra, dalam segala bentuknya, adalah cermin paling jujur dari jiwa manusia. Ia tidak hanya merekam apa yang terlihat, tetapi juga apa yang…
Esai

Membangun Kesadaran Beribadah Anak dengan Penguatan Positif

14 Mins read
​PENDAHULUAN ​Pendidikan Islam memiliki tujuan yang lebih luas daripada sekadar memberikan pengetahuan tentang ajaran agama. Pendidikan ini juga diarahkan untuk mengembangkan keimanan,…
Esai

Hijrah Mindset: Mengapa Rasulullah Memilih Proses daripada Jalan Pintas?

6 Mins read
Bayangkan sebuah pohon raksasa diperintahkan tumbuh dalam satu malam. Akarnya belum sempat mencari air, batangnya belum mengeras, tetapi ia harus langsung menopang…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *