Berita

Busyro Muqoddas Sebut Kehadiran SUMU Sangat Strategis untuk Membela UMKM dan Ekonomi Rakyat Kecil 

1 Mins read

KULIAHALISLAM.COM, Yogyakarta – Busyro Muqoddas, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyebut, kehadiran Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) sangat strategis untuk masa depan persyarikatan, umat, dan bangsa.

Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) hadir sebagai mitra strategis yang siap mendampingi UMKM agar naik kelas. Berbeda dari organisasi usaha lainnya, SUMU tidak hanya sekadar komunitas, tetapi juga ekosistem bisnis yang aktif dalam memberikan solusi permodalan, pemasaran, dan advokasi kebijakan bagi UMKM Indonesia.

Dalam audiensinya ke Pimpinan Pusat Muhammadiyah, SUMU mengusulkan beberapa kebijakan yang perlu diimplementasikan oleh Pemerintah RI untuk mendukung daya saing dan kemajuan UMKM di Indonesia, di antaranya:

1. Peningkatan akses permodalan bagi UMKM, termasuk usulan kenaikan plafon Kredit Usaha Rakyat (KUR) agar lebih relevan dalam mendukung usaha kecil naik kelas.

2. Rekomendasi kebijakan perpajakan bagi UMKM, khususnya terkait kenaikan ambang batas Pengusaha Kena Pajak (PKP).

3. Perlindungan UMKM dari praktik premanisme yang menghambat pertumbuhan usaha.

4. Kebijakan batas atas biaya platform dan iklan yang semakin mahal di marketplace dan social media mainstream yang tidak pro-UMKM.

“Setelah melihat perkembangan Serikat Usaha Muhammadiyah selama ini, kemudian saya kaitkan dengan realitas masyarakat kelas bawah dan menengah, yang semakin terhempit kemampuan ekonominya karena kebijakan nasional yang kian tercerabut dari demokratisasi, kesadaran untuk membela rakyat kecil, maka kehadiran SUMU ini sangat amat strategis dan bermasa depan,” katanya dalam acara Audiensi Serikat Usaha Muhammadiyah di Kantor Pimpinan Pusat Muhammadiyah Yogyakarta pada (28/3/25).

Menurut Busyro, kehadiran Serikat Usaha Muhammadiyah sesuai dengan kebutuhan masyarakat kecil, rakyat yang harus segera diadvokasi. Dan SUMU sudah membuktikan dirinya berbisnis dengan semangat ideologi keberpihakan atau independensi.

Baca...  SMPIT Al Madinah Karawang Gelar Perpisahan Angkatan Ke 3 dan Wisuda Tahfiz Secara Sederhana Namun Penuh Makna

“Bisnis kalau tidak profesional itu bisa cepat gede, tapi gedenya karena punya patron. Dan patronnya adalah patron yang kadang-kadang main machiavelli. Dan itu dihindari oleh Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) selama ini,” ungkapnya.

Oleh sebab itu, papar Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah itu, maka ke depan Serikat Usaha Muhammadiyah ini perlu menjadi agenda Muhammadiyah yang lebih massif di seluruh Indonesia. Dan semua itu perlu kita perkenalkan kepada pengelola negara kita.

“Selamat untuk sahabat-sahabat dan adek-adek yang ada di SUMU. Mudah-mudahan terus berpihak untuk melakukan amaliyah Al-Maun secara terus-menerus,” pungkasnya. {Media dan Publikasi Serikat Usaha Muhammadiyah/Soleh}

2537 posts

About author
Kuliah Al Islam - Mencerdaskan dan Mencerahkan
Articles
Related posts
BeritaSUMU

Anggota SUMU Helmy Chandra Hadirkan Solusi Lengkap Bisnis Laundry

2 Mins read
​Bisnis laundry menjadi salah satu peluang usaha yang terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan pencucian yang praktis dan efisien. Namun,…
Berita

Uniknya Malam Tirakatan HUT RI di RT 03 RW 12: Panggung Pos Ronda hingga Nuansa Daerah

1 Mins read
Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia hadir dengan nuansa berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Acara ini sukses menarik perhatian warga…
BeritaSUMU

SUMU Gelar Open Trip Bisnis ke Yiwu Gandeng 52 Pengusaha

2 Mins read
​YIWU, TIONGKOK (14/8/2026) — Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) resmi menggelar Open Trip Bisnis Indonesia–Tiongkok dengan tujuan utama Kota Yiwu, Provinsi Zhejiang, Tiongkok….

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×
KeislamanNgaji Jawahirul Qur’an

Gus Ulil Ngaji Jawahirul Qur’an: Mengarungi Samudera Ketuhanan