Berita

Mahasiswa KKN Posko 7 Universitas Muhammadiyah Bima, Kolaborasi Menanam Pohon Bersama Warga

2 Mins read

(Sumber Gambar: Redaksi Kuliah Al-Islam)


KULIAHALISLAM.COMMahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN), Kelompok 7, angkatan ke-III, Universitas Muhammadiyah Bima (UM BIMA), pada hari ke lima belas (15) masa KKN. Kelompok KKN Posko 7, Desa Rite, Ambalawi, Kabupaten Bima terus melaksanakan program-program kerja  dalam kolaborasi bersama masyarakat. Agenda terlaksana saat ini, yakni menyelenggarakan Seminar Pengelolaan Sumber Air pedesaan, Penanaman & Pembagian Bibit Pohon bekerjasama dengan Pemerintah Desa dan melibatkan Masyarakat desa Rite, tokoh agama, dan tokoh pemuda.

Kegiatan seminar tersebut selenggarakan di aula kantor pemerintah Desa Rite, hari Senin 15 Juli 2024. Turut hadir mendampingi Dosen Pembimbing selaku pemateri Yaitu pak Israjuna, S.T., M.T, Kepala Desa Rite, Sekdes Desa Rite, Bhabinkamtibmas Kec. Ambalawi, Pemdes Desa Rite dan Masyarakat Desa Rite dalam kegiatan ini.

Ketua Posko-7 KKN Desa Rite, Nabil Fajaruddin dalam sambutannya mengatakan, bahwa, “kehadiran kami di desa sini merupakan wujud kolaborasi dan pengabdian seorang mahasiswa kepada masyarakat dengan menyumbang pemikiran serta ilmu yang diperoleh di kampus. Kami berharap kegiatan ini dapat membangun kesadaran bersama dalam menjaga dan merawat kelestarian lingkungan serta mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan”, harapnya

Sementara itu, Pemdes Desa Rite Yaitu Kepala  Desa Rite dalam sambutannya mengatakan bahwa, “kami pihak desa sangat mendukung dan mengapresiasi setiap mahasiswa yang mengabdikan dirinya di desa kami, dan seluruh elemen di desa ini siap membantu program kerja yang akan dikerjakan mahasiswa selama pengabdian. Program kerja yang disusun mahasiswa tidak perlu terlalu mewah, cukup membangun hubungan emosional sesama warga negara terkhusus warga non muslim”. tuturnya

(Gambar keterangan; prosesi penanaman pohon bersama pemdes,
bhabinkamtibmas, warga)
Baca...  Lazismu Gelar Ziska Talk Kupas Fatwa Tarjih dan Fatwa MUI Tentang Zakat Kontemporer


Kehidupan sosial dapat memberikan nilai edukatif sebagai tempat berkumpul yang nyaman dan tempat tinggal bagi manusia serta fungsi ekologis sebagai penghasil oksigen, pengikat sedimen, menjaga ketersediaan air dan sebagai habitat berbagai makhluk hidup dan sebagainya. Selain itu pohon juga memiliki kemampuan menyerap karbon yang cukup efektif sehingga mampu menahan dampak laju perubahan iklim, sebagai bagian dari komitmen untuk menurunkan emisi dari sektor kehutanan.

Dampak perubahan iklim yang telah nyata kita rasakan di tingkat tapak, regional dan global antara lain, pertama, keterlambatan musim tanam, gagal panen, meningkatnya wabah dan hama tanaman serta penurunan produktivitas tanaman; kedua, meningkatnya tinggi permukaan air laut dan hilangnya daratan; ketiga, meningkatkan kejadian bencana hidrometeorologis; dan keempat, meningkatkan ancaman hilangnya keanekaragaman hayati.

Menanam pohon adalah ibadah yang menjadi kebaikan serta memberi manfaat untuk alam dan makhluk lainnya. Maka teruslah menanam dan memelihara pohon untuk bumi yang lebih baik. Mumpung musim hujan, ayo kita menanam. Ini musim tanam.

Reporter: Nabil Fajaruddin

2576 posts

About author
Kuliah Al Islam - Mencerdaskan dan Mencerahkan
Articles
Related posts
Berita

Sinergi UPZ PermataBank Syariah & Lazismu Salurkan Rp3,37 M

2 Mins read
JAKARTA – PermataBank Syariah melalui unit usaha syariahnya, yaitu Unit Pengumpul Zakat dan Dana Kebajikan (UPZ DK), memperkuat sinergi strategisnya bersama Lazismu…
BeritaSUMU

SUMU Catalyst & Lumiguard Edukasi Solusi Pengendalian Hama Bisnis

1 Mins read
SEMARANG – Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) melalui program SUMU Catalyst bekerja sama dengan Lumiguard menggelar webinar bertajuk “Lindungi Rumah & Bisnis Anda…
BeritaSUMU

Kisah Wedhang Rempah Banteng, UMKM Banyumas yang Tembus Pasar Nasional

1 Mins read
BANYUMAS – Ketekunan dan konsistensi menjadi kunci perjalanan Bu Dasilah dalam membangun usaha minuman tradisional Wedhang Rempah Banteng. Berangkat dari Banyumas, Jawa…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *