Berita

Soroti Ucapan Presiden ke Siswi 10 Tahun, Pengamat: Harusnya Beri Keteladanan

1 Mins read

Jakarta, 17 Agustus 2026 — Pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia seharusnya menjadi momentum penting dan sakral bagi seluruh rakyat Indonesia. Dalam pidato tersebut, masyarakat tidak hanya mendengarkan arah kebijakan pemerintah, tetapi juga memperoleh gambaran mengenai kondisi dan rencana pembangunan nasional, termasuk penyampaian pokok-pokok RAPBN 2027.

​Namun, salah satu bagian dalam acara tersebut mendapat sorotan pengamat. Pengamat dari LS VINUS Bekasi Raya, Afief Ardhila, menyayangkan pernyataan Presiden Prabowo Subianto kepada seorang siswi berprestasi sekaligus atlet karate, Citra Nur Ramadhani, yang masih berusia 10 tahun.

​Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo menyampaikan kalimat, “10 tahun lagi kau pacaran ya.” Menurut Afief, terlepas dari maksud pernyataan tersebut sebagai candaan atau bentuk keakraban, ucapan itu dinilai kurang tepat disampaikan dalam konteks seorang kepala negara kepada anak yang masih berusia 10 tahun.

​”Pidato kenegaraan seharusnya menjadi momentum yang memberikan keteladanan, terutama kepada generasi muda. Oleh karena itu, setiap ucapan yang disampaikan dalam forum kenegaraan perlu dipertimbangkan dengan matang,” ujar Afief.

​Ia menilai, anak-anak yang berprestasi seharusnya lebih banyak mendapatkan apresiasi dan motivasi untuk mengembangkan pendidikan, karakter, prestasi, serta cita-citanya.

​Afief juga mengaitkan persoalan tersebut dengan nilai-nilai Islam. Ia mengingatkan bahwa dalam Surah Al-Isra ayat 32, umat Islam diperintahkan untuk menjauhi perbuatan zina dan segala hal yang mendekatinya.

​”Dalam perspektif Islam, persoalan hubungan antara laki-laki dan perempuan memiliki batasan yang jelas. Karena itu, menurut saya, akan lebih baik jika anak-anak seusia tersebut diarahkan untuk fokus pada pendidikan, prestasi, akhlak, dan masa depan mereka,” jelasnya.

​Menurut Afief, kritik tersebut tidak dimaksudkan untuk mempermasalahkan sisi candaan atau keakraban Presiden dengan anak-anak berprestasi. Namun, ia berharap setiap pejabat publik, khususnya Presiden, dapat memberikan contoh komunikasi yang mendidik dan membangun karakter generasi muda.

Baca...  Wujudkan Toleransi Ormas Pemuda Lintas Agama (PELITA) Kabupaten Bekasi Bagikan Ratusan Takjil 

​”Presiden adalah figur yang menjadi perhatian masyarakat luas. Oleh sebab itu, ucapan yang disampaikan kepada anak-anak, sekalipun dalam suasana santai, tetap perlu mengandung pesan yang positif, mendidik, dan memberikan keteladanan,” pungkas Afief.

2502 posts

About author
Kuliah Al Islam - Mencerdaskan dan Mencerahkan
Articles
Related posts
BeritaMuhammadiyahSUMU

Klinik Bisnis Manajemen SDM SUMU Tulungagung Angkatan 2 Resmi Digelar

2 Mins read
​Program Klinik Bisnis Manajemen SDM Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) Tulungagung kembali digelar untuk Angkatan 2 pada Minggu (27/9/2026). Kegiatan ini menjadi ruang…
BeritaMuhammadiyahSUMU

Kopdar SUMU Bogor Raya Bekali UMKM Tembus Pasar Global

3 Mins read
​Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) Bogor Raya mendorong para pelaku usaha untuk memperkuat fondasi bisnis sekaligus mulai mempersiapkan diri memasuki pasar global. Dorongan…
Berita

Putra Ambalawi Raih Gelar Doktor, Jejak Studinya Membentang dari Bima hingga Jakarta

2 Mins read
​JAKARTA — Amrin, putra Desa Rite, Kecamatan Ambalawi, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, meraih gelar doktor dari Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *