Berita

PC IMM Kendal Adakan Diskusi: “Menumbuhkan Religiusitas Kader di Era Distrupsi”

1 Mins read
KULIAHALISLAM.COMKendalPimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kabupaten Kendal, adakan diskusi refleksi akhir tahun dengan mengusung tema, “Menumbuhkan Religiusitas Kader di Era Distrupsi” di Aula Lantai 2 Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Muhammadiyah Kendal, (9/1/23).

Ketua bidang Tabligh PC IMM Kendal yang sekaligus menjadi ketua pelaksana kegiatan, Laili Ijmiatul Khihmah mengatakan, “Diadakannya kegiatan Refleksi Awal Tahun ini memiliki tujuan sebagai iftitah pembuka awal tahun, agar awal tahun 2023 ini kita awali dengan sebuah kegiatan positif yang menumbuhkan kemanfaatan,” tuturnya.

Sekretaris Umum PC IMM yang juga merupakan pemateri pertama menuturkan, “Meningkatkan religiusitas kader yang paling utama adalah dengan selalu haus akan ilmu pengetahuan, karena perintah pertama kali dalam Al-Qur’an adalah membaca, artinya kader tidak boleh terputus dari semangat belajar.” Tuturnya.

“Lalu yang kedua, menumbuhkan sikap ikhsan. Ikhsan adalah bagaimana kita melakukan segala sesuatu seolah-olah kita melihat Allah, atau Allah melihat kita. Jadi tidak akan ada istilah kader berbuat dzalim itu tidak ada. Akhirnya yang tercipta adalah kader yang mumpuni dalam ilmunya dan ia mempunyai sikap wara’ (takut). Ia takut ketika ingin korupsi, ia takut ketika akan memakan uang umat. Dan ia juga takut ketika akan mendzalimi temannya. Disitulah barometer sederhana kader religius.”Imbuhnya.

Pemateri kedua, Kabid SBO DPD IMM Jateng 18-21, Kanda Susilo Sudarmanto menyampaikan, “Kegiatan positif semacam ini haruslah sering-sering dilakukan karena seorang kader membutuhkan kontinuitas atau istiqamah untuk menumbuhkan kedisiplinan serta menumbuhkan kekeluargaan yang semakin dekat dan akrab sehingga proses tumbuhnya religiusitas dapat berjalan secara berjamaah.”

“Imam Al Ghazali pernah berkata, “Merugilah manusia kecuali yang beriman, merugilah yang beriman kecuali yang berilmu, merugilah yang berilmu kecuali yang beramal, merugikan yang beramal kecuali yang ikhlas. Manusia yang beriman artinya religius, dan itu adalah akar dari segalanya. Dan akar ini yang harus diperhatikan pertama kali oleh setiap kader,” tambahnya. 

Oleh : IMMawan Faqih A.Md Kep 
Baca...  Jaringan Intelektual Muda Muhammadiyah Akan Menggelar Muktamar Pemikiran Islam Kaum Muda di Yogyakarta
2529 posts

About author
Kuliah Al Islam - Mencerdaskan dan Mencerahkan
Articles
Related posts
BeritaSUMU

Strategi Arus Kas & Hijrah Finansial UMKM | Kopdar SUMU Bogor Raya

2 Mins read
​Di tengah tekanan ekonomi yang semakin dinamis, banyak pelaku usaha masih mengukur keberhasilan bisnis dari besarnya omzet atau laba yang tercatat dalam…
BeritaSUMU

KOPDAR SUMU Jawa Barat 2026: Ajang Kolaborasi Pengusaha Muhammadiyah

2 Mins read
Semangat membangun kemandirian ekonomi umat terus diperkuat melalui berbagai langkah nyata. Salah satunya diwujudkan oleh Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) yang akan menggelar…
Berita

Blockchain UMKM 2026: Kunci Kepercayaan & Daya Saing Bisnis

3 Mins read
Teknologi blockchain tidak lagi dapat dipandang hanya sebagai teknologi di balik aset kripto. Bagi pelaku usaha, blockchain merupakan infrastruktur yang mampu memperkuat…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *