kisah terbaik (ahsan al-Qashash) dan
populer (memiliki banyak varian dalam
berbagai bahasa di antaranya Arab, Jawa,
Melayu, dan Belanda).
ramping, lirikan mata yang bagus,
berambut panjang dan lebat, betisnya
laksana emas yang digosok, tangan dan
bahunya indah. Begitulah Serat Yusuf menggambarkan
Zulaikha.
ada duanya di seluruh dunia laksana bidadari. Sedemikian cantiknya, wajah Zulaikha digambarkan seperti bulan purnama. Gerak tubuhnya lemah gemulai.
Siapapun yang memandangnya akan terpesona.
bermimpi bertemu pangeran yang tampan. Ketampanannya tidak ada yang menyamai,
Zulaikha tersiksa karena rasa cintanya
terhadap pangeran yang hadir dalam
impiannya tersebut. Menangkap kegelisahan dan ketersiksaan Zulaikha, orang
tuanya ingin tahu apa yang sebenarnya
terjadi kepada putrinya. Zulaikha pun
menceritakan perihal mimpi dan perasaan
jatuh cinta kepada sang pangeran tersebut.
dalam waktu lama. Mereka menanyakan
perihal tempat tinggal sang pangeran yang
dimimpikannya tersebut. Zulaikha tidak
dapat menjawab pertanyaan tersebut.
kembali bermimpi sang pangeran. Dalam
mimpinya, terjadi dialog antara Zulaikha
dan sang pangeran. Zulaikha menanyakan
siapa sebenarnya dia. Sang pangeran
menjawab “saya tidak akan beristri selain
kamu dik, sebaliknya kamu tidak akan
bersuami selain diriku.”
Zulaikha langsung menangis tersedu-sedu.
Sebab rindu terhadap sang pangeran yang
belum diketahui nama dan alamatnya ini.
Perasaan cinta Zulaikha semakin mendalam. Orang tua Zulaikha semakin
bersedih melihat kegelisahan putrinya
tersebut.
bermimpi lagi dengan pemuda tampan itu,
dalam mimpinya Zulaikha berkata “duh
dikau yang menjadi jantung hatiku, selalu
membangkitkan rasa rinduku, katakanlah
padaku di mana tempat tinggalmu”
pangeran itu pun menjawab “tempat
tinggalku di Mesir, sekarang menjadi raja.”
tidak sedikit orang menemui orang tua
Zulaikha untuk melamarnya. Suatu pagi
utusan dari Malkiya, Ngabawa, Tanhal dan
Dimyat datang untuk melamar sang putri. Namun, tidak satupun dari mereka diterima.
datang melamar. Zulaikha semakin
bersedih bahkan ia digambarkan seperti
orang gila. Orang tua Zulaikha akhirnya
pergi ke Mesir untuk menemui raja Mesir
agar ia mau memperistri Zulaikha. Ini
artinya bahwa, keinginan Zulaikha dipenuhi
oleh orang tuanya, bahkan dengan
melamar raja Mesir.
perasaan cintanya tersebut, orang tua
Zulaikha “melanggar” sistem perkawinan
yang bersifat patrilinial, di mana laki-laki
yang harus lebih aktif dari pada perempuan.
menikahi Zulaikha. Akhirnya, kedua orang
tuanya mengajak Zulaikha beserta
rombongan ke Mesir untuk bertemu dan
melamar sang raja Mesir, seorang yang
dimimpikan Zulaikha. Namun, sesampai
disana Zulaikha jatuh pingsan melihat
paras muka raja Mesir.
Zulaikha tergulai tidak siuman, hingga
pagi harinya dia baru siuman. Zulaikha
berucap dengan lirih “kena cobaan diriku,
sebab yang akan menjadi suamiku bukanlah orang yang kuimpikan”. Sang putri terdiam, kemudian mendengar suara “Zulaikha jangan was-was, sabarkan hatimu, mendekatlah padaku”.
dengan Zulaikha pun dilaksanakan. Malam
harinya Zulaikhah tidak tidur bersama sang
raja. Namun, atas kuasa Tuhan, Zulaikha
diganti dengan seorang emban-jin yang menyerupai dirinya untuk menemani dan bersetubuh dengan sang raja. Zulaikha dilindungi oleh Tuhan, sehingga tetap perawan. Sebab, Zulaikha diciptakan hanya
datanglah seseorang yang bernama Malik
menjual anak kepada sang raja. Prajurit
berkata “anak ini mempunyai 10 macam
sifat, pertama bagus wajahnya, kedua
jarang tidur, ketiga tutur katanya santun,
keempat rendah hati, kelima sopan,
keenam taat beribadah, dan yang percaya
kepadanya dipuji oleh Tuhan dan
ditakdirkan menjadi raja di Mesir.”
raja melihat anak tersebut dan merasa suka
terhadap anak laki-laki tersebut. Kemudian, raja menanyakan pada Malik
“berapa kau jual anak ini?” “Belilah anak
ini seberat timbangan badannya”, Jawab
Malik.
semuanya habis untuk ditukar dengan
Yusuf. Emas, mutiara dan semua yang ada
dalam gudang penyimpanan habis tak
tersisa untuk memenuhi berat timbangan
badan Yusuf.
menyuruh pelayannya untuk memanggil
sang istrinya, Zulaikha. Ia pun datang
untuk memenuhi panggilan suaminya, sang
raja. Pada saat Zulaikha tiba dan melihat
Yusuf seketika tubuh Zulaikha bergetar,
Zulaikha terkejut dan bibirnya mengucapkan “orang yang kuimpikan datang”.
dalam istana raja, cinta Zulaikha semakin menjadi-jadi. Setiap harinya, Zulaikha selalu berhias, bahkan digambarkan mengenakan kain warna warni, 360 warna. Yang ada dalam pikiran dan hati Zulaikha hanya Yusuf seorang. Zulaikha digambarkan seperti orang gila; apa yang dilakukannya hanya untuk Yusuf, tak ada kata
yang keluar dari mulutnya kecuali kata
Yusuf.
kepada Yusuf membuat istri raja Mesir
tersebut sampai tidak kuat menahan diri.
Suatu ketika Zulaikha memanggil Yusuf
untuk datang ke sebuah istana (rumah)
yang dibangun oleh Zulaikha hanya untuk
Yusuf dan Zulaikha. Yusuf pun memenuhi panggilan istri sang raja, sehingga di dalam rumah tersebut, hanya ada Yusuf dan
Zulaikha, Yusuf tergoda melihat kecantikannya. Dalam hati Yusuf berujar
“tetapi saya harap jangan terjadi zina”.
“kemarilah dikau sayang, obati rasa
rinduku, aku telah lama menanggung sakit, tiada lain karena dikau Yusuf”, goda
Zulaikha kepada Yusuf. Mendengar
pernyataan Zulaikha tersebut, Yusuf hanya
terdiam sembari berdoa dalam hati
“semoga Tuhan melindungi hamba.”
asa. Segala bentuk ucapan untuk merayu
Yusuf dikeluarkan oleh Zulaikha, sampai
akhirnya Zulaikha mencoba mendekati
Yusuf untuk melampiaskan hasratnya.
Yusuf segera menghindar dan mencoba
keluar dengan lari menuju pintu.
diam, ditariklah tangan Yusuf sampai baju
Yusuf sobek. Ketika peristiwa ini terjadi,
tanpa disangka sang raja masuk dan
melihat langsung peristiwa ini.
menanyakan apa yang sebenarnya terjadi.
Zulaikha menjawab bahwa Yusuflah yang
menggoda. Sang raja tentu kecewa terhadap peristiwa tersebut. “saya mengagumi
engkau, atas perbuatanmu, apakah demikian pembalasannya, saya memujamu,
saya persatukan dengan aku dan saya
kagumi”, ujar sang raja.
keluar istana, Zulaikha pun menjadi bahan pembicaraan oleh para istri-istri menteri.
Mengetahui hal ini Zulaikha mengumpulkan mereka dalam sebuah gedung untuk
memberi “pelajaran” kepada mereka.
menyiapkan buah dan pisau yang nantinya
akan disuguhkan kepada mereka pada saat
Yusuf datang. Pada saat Yusuf keluar
melintas para istri menteri, seketika
mereka mengiris jari mereka masing-masing tanpa merasakan sakit sama sekali, karena begitu terpesona melihat wajah
tampan Yusuf yang hadir di tengah-tengah
mereka.
diangkat sebagai pemegang dari perekonomian negara, kemudian diangkat
sebagai raja Mesir. Suatu ketika Yusuf
kembali bertemu dengan Zulaikha yang
pada saat itu menjadi seorang janda tua. Wajahnya digambarkan jelek, juga terlunta-lunta hidup dalam kemiskinan.
Yusuf tidak mengenali sosok Zulaikha.
Zulaikha memberitahu kalau dia adalah
orang yang selalu menanti hadirnya Yusuf.
Cinta Zulaikha tidak luntur oleh waktu dari
dulu hingga sekarang.
Yusuf menjawab “saya tidak mengenal
engkau”. Hancur hati Zulaikha mendengar
ucapan Yusuf kepadanya. Yusuf kemudian
ditegur oleh malaikat Jibril untuk
menjadikan Zulaikha sebagai istri, sebab
menurut malaikat Jibril, Zulaikha telah
diciptakan untuk nabi Yusuf.
menyulap Zulaikha menjadi muda dan
cantik kembali, Zulaikha juga telah
menjadi seorang muslim yang taat kepada
Allah SWT. Wajahnya kembali laksana bulan
purnama, kerling matanya menggiurkan,
kulit wajahnya bagaikan emas digosok,
rambutnya panjang dan hitam. Kemudian
malaikat Jibril menikahkannya. Akan
tetapi perasaan Zulaikha kini sudah berubah, dia tidak cinta lagi dengan Yusuf.
Yusuf pun kini berbalik 180 derajat. Kini
Yusuflah yang tergila-gila kepada
Zulaikha, dia tak pantang menyerah
mengejar-ngejar Zulaikha hingga akhirnya
keduanya saling jatuh hati, saling
menyanjung dan saling menyayangi hidup
dalam kebahagiaan. Wallahu a’lam bisshawaab..