BOYOLALI — Peringatan Isra Mikraj di Pondok Pesantren Muhammadiyah (PonpesMU) Manafi’ul ‘Ulum Sambi, Boyolali, berlangsung khidmat pada Kamis (15/1/2026). Mengusung tema “SainsTaq”, pesantren ini mengajak para santri membedah peristiwa Isra Mikraj dari sudut pandang sains dan ketakwaan.
Wakil Direktur PonpesMU Manafi’ul ‘Ulum, Ustaz Suradi, S.P., menjelaskan bahwa peristiwa Isra Mikraj mengandung isyarat penting bagi kemajuan ilmu pengetahuan.
“Isra Mikraj adalah kurikulum integritas. Santri tidak boleh hanya cerdas secara akademik, tapi juga harus kokoh dalam iman,” ujarnya di hadapan para santri di Masjid At-Taqwa.
Hal senada disampaikan Mudir PonpesMU, Ustaz Pujiono. Ia mengapresiasi inisiatif penggabungan nilai sains dan tauhid dalam kajian tersebut. Menurutnya, ini sejalan dengan visi pesantren untuk melahirkan generasi yang berkarakter Islami sekaligus berprestasi akademik.
“Ini ikhtiar strategis. Santri harus cerdas dan bertakwa,” tuturnya.
Kemandirian Santri
Salah satu poin menarik dari kegiatan ini adalah keterlibatan penuh para santri sebagai pelaksana. Panitia gabungan dari SMP Muhammadiyah 14 Sambi dan SMA Muhammadiyah Program Khusus (PK) sukses mengelola acara, mulai dari tata tertib hingga dokumentasi.
Melalui kegiatan ini, pihak pesantren berharap lahir bibit-bibit generasi muda yang tidak hanya saleh secara ritual, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan wawasan iptek yang luas.
(Reporter: Abadi)

