PROBOLINGGO – Gus Ahmad Ubaidillah resmi dilantik dan dikukuhkan sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (DPC FKDT) Kabupaten Probolinggo masa khidmat 2025–2030. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat pada Rabu (14/1/2026) di Rumah Makan Masada, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo.
Pelantikan pengurus baru ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran organisasi dalam memajukan pendidikan keagamaan nonformal, khususnya Madrasah Diniyah Takmiliyah yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Probolinggo.
Dalam sambutannya, Gus Ahmad Ubaidillah menegaskan posisi FKDT sebagai mitra strategis pemerintah dalam pengembangan pendidikan keagamaan.
“Kami meminta dukungan kepada Kementerian Agama karena FKDT adalah mitra strategis Kemenag. Struktur organisasi kami lengkap, mulai dari tingkat PAC hingga DPP. Ini adalah perjuangan murni untuk memajukan pendidikan diniyah di Kabupaten Probolinggo secara bersama-sama,” ujar Gus Ahmad Ubaidillah.
Ia menyebutkan, terdapat ribuan Madrasah Diniyah Takmiliyah di Kabupaten Probolinggo yang memegang peran vital dalam menjaga nilai-nilai keislaman, etika, dan moral generasi muda.
“Etika dan moral akan kita jaga bersama-sama, agar generasi yang akan datang menjadi generasi yang saleh dan salehah,” tambahnya.
Lebih lanjut, Gus Ahmad Ubaidillah memaparkan capaian strategis FKDT Kabupaten Probolinggo dalam mendorong penguatan regulasi daerah. Pihaknya telah sukses mengusulkan Peraturan Daerah (Perda) Fasilitasi Pesantren dan kini tengah menyiapkan usulan regulasi baru.
“Alhamdulillah, kami sudah mengusulkan Perda Fasilitasi Pesantren. Selanjutnya, kami akan mengusulkan lagi Perda Pendidikan Keagamaan Nonformal yang mencakup Madrasah Diniyah Takmiliyah, agar madrasah diniyah mendapatkan fasilitas yang setara,” jelasnya.
Dengan terbentuknya kepengurusan baru, ia optimistis FKDT Kabupaten Probolinggo mampu menghadirkan semangat dan inovasi dalam pengembangan pendidikan diniyah ke depan.
“Kepengurusan yang baru ini kami harapkan mampu memberikan warna baru dan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan diniyah di Kabupaten Probolinggo,” pungkasnya.
Pelantikan ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan sinergi antara FKDT, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam membangun pendidikan keagamaan nonformal yang berkelanjutan dan berkualitas.
Pewarta: Salman Akif Faylasuf

