Berita

Yayasan Tarbiyatul Islam Walisongo Hentikan Sementara Program MBG karena Masalah Kualitas dan Keamanan Makanan

1 Mins read

Yayasan Tarbiyatul Islam Walisongo, Banyuanyar Tengah, memutuskan untuk menghentikan sementara pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Keputusan ini diambil setelah ditemukan sejumlah persoalan serius terkait kualitas masakan, tata kelola distribusi, hingga dugaan kasus keracunan yang menimpa sebagian siswa.

Ketua Yayasan Tarbiyatul Islam Walisongo, Ahmad Ubaidillah, menegaskan bahwa langkah penghentian sementara ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab dan antisipasi agar tidak terjadi hal-hal yang lebih merugikan di kemudian hari. Menurutnya, evaluasi internal menunjukkan adanya kelemahan dalam pengelolaan dan distribusi makanan oleh pihak penyedia, SPPG.

“Kami tidak ingin respon positif masyarakat terhadap program MBG berubah menjadi tanggapan negatif hanya karena tata kelola yang tidak baik dari pihak penyedia. Bahkan, kasus makanan basi sudah terjadi berulang kali sejak hari pertama distribusi hingga sebelum program ini kami hentikan. Saya sendiri sempat merasakan langsung sayuran basi yang dibawa pulang anak-anak saya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ahmad Ubaidillah menyebutkan bahwa tim evaluasi juga menemukan indikasi adanya siswa yang mengalami muntah-muntah akibat konsumsi makanan dari program MBG. Situasi ini dianggap sebagai sinyal bahaya yang tidak boleh diabaikan, mengingat keamanan dan kesehatan siswa merupakan prioritas utama.

Dengan dasar tersebut, pihak yayasan menilai penghentian sementara program MBG adalah langkah paling tepat sembari menunggu evaluasi menyeluruh dan musyawarah bersama antara SPPG, pihak yayasan, serta pemimpin tertinggi lembaga.

“Kami sangat mendukung program ini, namun kualitas dan tata kelolanya harus benar-benar dijaga. Jangan sampai niat baik memberikan gizi terbaik kepada anak-anak justru berbalik menjadi ancaman kesehatan bagi mereka,” tegas Ahmad Ubaidillah.

Keputusan penghentian sementara ini diharapkan dapat menjadi momentum perbaikan menyeluruh, agar ketika program MBG kembali dijalankan, kualitas, keamanan, dan ketepatan distribusi benar-benar sesuai standar yang menjamin kenyamanan sekaligus kesehatan para penerima manfaat.

Baca...  Bupati Lamongan Jadi Keynote Speaker Lokakarya Nasional, Sampaikan Strategi Pencapaian FCR

Pewarta: Salman Akif Faylasuf

2567 posts

About author
Kuliah Al Islam - Mencerdaskan dan Mencerahkan
Articles
Related posts
Berita

Lazismu dan Paragon Corp Salurkan 150 Kado Ramadhan di Aceh

1 Mins read
PIDIE JAYA – Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) bersinergi dengan Paragon Corp menyalurkan 150 paket “Kado Ramadhan” bagi penyintas…
Berita

Keutamaan Amalan Sholih Jamiah: Pesan Ustadz Agus Setyo di Masjid Nurul Huda

1 Mins read
SUKOHARJO – Pengurus Takmir Masjid Nurul Huda kembali menghidupkan suasana bulan suci melalui agenda “Kampung Ramadhan”. Kegiatan yang diisi dengan buka puasa…
Berita

Republika & Lazismu Luncurkan AI Keislaman Aiman dan Aisha

1 Mins read
JAKARTA – Kecanggihan teknologi dan peran manusia kini tidak dapat dipisahkan. Kehadiran kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) menjadi bukti nyata kemampuan manusia dalam…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×
KeislamanSejarah

Sejarah Kekuasaan Dan Politik Di Mekah

Verified by MonsterInsights