TULUNGAGUNG – Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) Kabupaten Tulungagung sukses menyelenggarakan Pasar Tumbuh – Eco Green Festival 2025. Acara ini berlangsung selama tiga hari, mulai 26 hingga 28 Desember 2025, bertempat di Alba Garden, Tulungagung.
Kegiatan ini menjadi ruang pertemuan strategis bagi pelaku usaha Muhammadiyah, UMKM lokal, komunitas, dan lembaga pendidikan. Dengan semangat kolaborasi, acara ini bertujuan menumbuhkan ekonomi yang berkelanjutan, ramah lingkungan, dan inklusif.
Mengusung tema “Gerakan Kolaborasi Ekonomi Hijau dan Tumbuh Bersama Serikat Usaha Muhammadiyah”, Pasar Tumbuh lebih dari sekadar aktivitas jual beli. Festival ini mengajak masyarakat lintas generasi untuk peduli terhadap lingkungan, kesehatan, serta mempererat nilai kebersamaan.
Pembukaan Penuh Makna dan Simbol Harapan
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan resmi yang khidmat pada hari pertama. Acara dibuka langsung oleh Wakil Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, S.M., M.M. Turut hadir jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Forkopimcam, pimpinan Muhammadiyah dan Aisyiyah Tulungagung, serta para pelaku usaha.
Agenda pembukaan meliputi menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Muhammadiyah, doa bersama, serta pengukuhan Ketua dan Pengurus SUMU Kabupaten Tulungagung. Sebagai simbol harapan menumbuhkan ekonomi hijau yang berkah, prosesi pembukaan ditandai dengan pelepasan burung merpati.
Edukasi Lingkungan dan Hiburan Lintas Generasi
Memasuki hari kedua dan ketiga, Pasar Tumbuh menghadirkan kegiatan variatif untuk semua usia. Sejak pagi, pengunjung antusias mengikuti aktivitas kebugaran seperti sunrise yoga, fun run, dan senam bersama.
Tak hanya itu, acara dilanjutkan dengan berbagai program edukatif dan rekreatif. Mulai dari cooking class, outbound, permainan tradisional, workshop kreatif, pameran seni, hingga eco batik experience. Kehadiran stand up comedy turut menambah kemeriahan, memadukan unsur hiburan dengan pesan kepedulian sosial.
Momen Haru Berbagi Kebahagiaan
Aspek sosial menjadi “gong” atau puncak dari Pasar Tumbuh – Eco Green Festival 2025. SUMU Tulungagung menggelar donor darah, cek kesehatan gratis, serta santunan untuk anak yatim, piatu, dan duafa.
Suasana haru menyelimuti lokasi acara saat sesi pemberian hadiah milad dari orang tua asuh kepada anak-anak yatim. Tangis haru dan pelukan hangat menjadi bukti nyata nilai kasih sayang yang ingin dihadirkan dalam festival ini.
Selain itu, pentas seni dari anak-anak berkebutuhan khusus turut mencuri perhatian. Penampilan ini menjadi bukti komitmen SUMU dalam memberikan ruang inklusif yang setara bagi seluruh lapisan masyarakat untuk berekspresi.
Apresiasi Pemerintah dan Komitmen Berkelanjutan
Ketua SUMU Kabupaten Tulungagung, Lutfi Azizah, menegaskan bahwa Pasar Tumbuh adalah wujud keseimbangan kepedulian Muhammadiyah terhadap isu lingkungan, ekonomi, dan sosial.
”Melalui pendekatan kolaboratif, kami berharap kegiatan ini tumbuh menjadi ekosistem usaha yang berkelanjutan dan membawa manfaat luas,” ujar Lutfi.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, mengapresiasi acara ini. Menurutnya, festival ini sejalan dengan program pemerintah daerah dalam mendorong gaya hidup ramah lingkungan dan penguatan ekonomi berbasis komunitas.
Sepanjang pelaksanaan, Pasar Tumbuh – Eco Green Festival 2025 mendapat sambutan positif. Banyak pihak berharap kegiatan ini menjadi agenda rutin sebagai wadah edukasi dan penguatan ekonomi umat di Kabupaten Tulungagung. (Media dan Publikasi Serikat Usaha Muhammadiyah/Soleh)

