Berita

Festival Pindang Megilan, Gaungkan Potensi Kuliner Pindang Khas Lamongan

1 Mins read

Festival Pindang Megilan, Gaungkan Potensi Kuliner Pindang Khas Lamongan

KULIAHALISLAM.COM – Menjadi penghasil ikan terbesar di Jawa Timur, Kabupaten Lamongan memiliki potensi produksi ikan yang cukup tinggi yakni mencapai 145.897,96 ton pada tahun 2021. 

Tak hanya penghasil ikan baik tangkap maupun budidaya, Lamongan juga memiliki puluhan UMKM yang mengolah ikan terutama Ikan Pindang yang menjadikannya salah satu sentra pengolahan Pindang terbesar di Jawa Timur. 

Melihat besarnya potensi tersebut, untuk pertama kalinya Festival Pindang Megilan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia diselenggarakan di Kecamatan Brondong Kabupaten Lamongan. Hal ini tentu menjadi salahsatu cara untuk menggaungkan potensi kuliner Pindang khas Lamongan kepada masyarakat luas. 

Bertempat di halaman Pendopo Kecamatan Brondong, Ahad (4/9/2022) ribuan ibu-ibu turut andil dalam Festival Pindang Megilan dengan nyambel bareng 1000 cobek penyet panggang, kontes Ndas Manyung serta lomba cipta menu olahan Pindang yang dihadiri langsung Bupati Lamongan Yuhronur Efendi.

Diungkapkan Camat Brondong Mohammad Naim dihadapan Pak Yes, melalui festival ini diharapkan image Pindang tidak melulu dipandang secara tradisional, tapi lebih modern. Dirinya terus berupaya melakukan inovasi agar Pindang bisa lebih diterima oleh pasar modern atau kelas menengah ke atas. 

“Festival Pindang Megilan di Kecamatan Brondong ini untuk pertama kalinya. Festival ini dilakukan agar olahan Pindang naik kelas. Terima kasih atas dukungan seluruh pihak, para pengusaha pengelola Pindang di Kecamatan Brondong, UMKM, serta masyarakat Kecamatan Brondong,” tutur Naim. 

Melihat antusiasme masyarakat yang turut menyemarakkan Festival Pindang Megilan, Pak Yes menyampaikan apresiasinya atas ide kreatif dan penuh inspirasi dalam mengangkat potensi lokal yang dimiliki Kecamatan Brondong ini. 

“Saya sering sekali makan Ikan Manyung, Ikan Pindang dan ikan-ikan yang lainnya, tapi di festival ini memang ada satu kreativitas yang berbeda apalagi yang memasak ini sangat banyak sangat luar biasa, megilan,” ucap Pak Yes. 

Untuk itu, Beliau mengharapkan berbagai kegiatan dalam rangka memunculkan potensi lokal mampu menggairahkan kembali ekonomi kerakyatan pasca pandemi covid-19.

“Kemarin saya juga datang di Festival Gemar Makan Ikan di Babat, sekarang Festival Pindang Megilan di Brondong, ini membuktikan bahwa kita semua bisa bangkit lebih cepat dan kita akan lebih kuat dalam perekonomian,” pungkasnya. (Fathan Faris Saputro)

Baca...  Mahasiswa KKN Muhammadiyah-Aisyiyah Lombok Barat Dirikan Taman Baca Sang Surya
2538 posts

About author
Kuliah Al Islam - Mencerdaskan dan Mencerahkan
Articles
Related posts
BeritaSUMU

Klinik Bisnis SUMU Tulungagung: Solusi Manajemen & HR Pelaku Usaha

3 Mins read
​TULUNGAGUNG (11/9/2026) – Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) Tulungagung melalui Bidang Pengembangan Bisnis menghadirkan Klinik Bisnis: Konsultasi, Mentoring & Bedah Masalah Nyata Perusahaan….
Berita

RSM Lamongan Gelar Forum Tokoh Masyarakat Tingkatkan Layanan Kesehatan

2 Mins read
KULIAHALISLAM.COM – Guna terus meningkatkan kualitas pelayanan yang berpusat pada kebutuhan warga, Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan (RSML) menyelenggarakan “Forum Jaring Aspirasi Tokoh…
Berita

Edukasi Anti-Bullying KKN 113 UIN Sunan Kudus di SDI Nurul Yasin

1 Mins read
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kudus Kelompok 113 menggelar kegiatan sosialisasi mengenai pencegahan bullying kepada siswa kelas…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *