Artikel

Bahasa Arab Sebagai Alat Komunikasi Agama Islam

2 Mins read


Penulis: Moch Almadi Fitranata* 

Bahasa Arab, dapat diartikan sebagai bahasa yang awalnya berasal, tumbuh, dan berkembang di negara-negara Arab di kawasan Timur Tengah. Di satu sisi, bahasa Arab adalah bahasa agama, bahasa persatuan bagi umat Islam di seluruh dunia. 

Dalam bahasa inilah Alqur’an kitab suci Muslim diturunkan, dan dengan itu pula Nabi Muhammad SAW melakukan tugas pelayanannya kepada umat manusia. 

Namun perkembangan selanjutnya telah menjadikan bahasa Arab sebagai bahasa internasional dan juga bahasa Inggris yang terkenal, jadi selain tujuan keagamaan Arab, bahasa ini juga dapat digunakan sebagai media komunikasi reguler dalam perkumpulan bangsa-bangsa di dunia.

Bahasa Arab adalah bahasa yang tidak bisa dipisahkan dari Islam. Bahasa ini sering juga disebut sebagai bahasa Islam. Selain itu, bahasa ini juga dikatakan sebagai Alquran bahasa, karena Alquran ditulis dengan bahasa tersebut. 

Bahasa Arab sekarang digunakan sebagai bahasa resmi Liga Dunia Islam (Rabithah Alam Islam), dan Organisasi Konferensi Islam (OKI) yang terdiri dari 45 negara Islam atau negara mayoritas Muslim. Namun, tidak berarti bahwa bahasa Arab hanya digunakan oleh umat Islam. 

Seperti diketahui bahwa wilayah Urubah, wilayah yang meliputi 21 negara Arab yang mencakup Arab Afrika, Asia Arab, dan Teluk Arab adalah milik Liga Arab dan bahasa resmi Arab, tidak semuanya memeluk Islam. Bahasa Arab sekarang juga merupakan bahasa resmi kelima PBB sejak 1973. 

Dengan demikian, bahasa Arab adalah bahasa internasional yang digunakan oleh berbagai negara di dunia. Selain itu, bahasa Arab juga merupakan bahasa ilmu yang dipelajari tidak hanya oleh umat Islam. 

Jika dihitung jumlah negara yang menggunakan dan menggunakan bahasa Arab sebagai bahasa resmi (bahasa nasional), niscaya akan diketahui seberapa luas Timur Tengah. Dapat disebutkan, antara lain bahasa Arab adalah bahasa resmi di: Arab Saudi, Maroko, Aljazair, Tunisia, Libya, Mesir, Sudan, Libanon, Suriah, Yordania, Irak, dan Uni Emirat Arab.

Baca...  Tak Boleh Mengolok-Olok

Bahasa Arab tidak dapat dipisahkan dengan Islam karena sumber hukum Islam adalah Alquran dan Hadis, yang semuanya berbahasa Arab. Praktik doa, baik doa wajib maupun sunat, juga harus dilakukan dalam bahasa Arab. 

Doa tidak sah jika dilakukan dalam bahasa lain, bukan bahasa Arab. Lebih jauh lagi, harus ditunjukkan bahwa meskipun doa-doa dalam Islam dapat dilakukan dalam bahasa selain bahasa Arab, kenyataannya adalah bahwa sebagian besar doa juga dilakukan dalam bahasa Arab. 

Oleh sebab itu wajib bagi seorang muslim untuk mempelajari bahasa Arab supaya mudah memahami Alquran dan hadist Umar bin Khattab berkata: 

Pelajarilah bahasa Arab karena itu adalah bagian terpenting dalam memahami agama Islam.

Telah jelas juga bahwa bagaimana bahasa Arab sangat penting dalam dunia terutama untuk mempelajari agama Islam secara mendalam dengan dasar atau pemahaman yang benar karena kesalahan sedikit dalam bahasa Arab bisa berakibat sangat fatal. 

Bahasa Arab merupakan bahasa penyatu umat Islam maka diwajibkan bagi umat islam mempelajari bahasa Arab untuk menjaga kesatuan dan keutuhan agama Islam

*) Mahasiswa Jurusan Studi Agama-agama di Universitas Islam Negri Sunan Ampel Surabaya.

2557 posts

About author
Kuliah Al Islam - Mencerdaskan dan Mencerahkan
Articles
Related posts
Artikel

Mengapa Anda Harus Mencoba Umrah di Bulan Ramadhan? Ini Jawabannya!

6 Mins read
Ramadhan adalah bulan suci di mana umat muslim di seluruh dunia menjalankan ibadah puasa. Secara etimologis, puasa berasal dari kata As-shaum yang…
Artikel

PDM Lamongan Gerak Cepat, Salurkan Bantuan Korban Banjir Bengawan Jero

1 Mins read
KULIAHALISLAM.COM –  Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap warga terdampak banjir luapan Sungai Bengawan Jero dengan melaksanakan Bakti Sosial…
Artikel

Rekomendasi Penyedia Layanan Restorasi Foto Terbaik: Merawat Kenangan dalam Perspektif Nilai-Nilai Islam

2 Mins read
Dalam kehidupan manusia, kenangan memiliki peran yang sangat penting. Ia menjadi penghubung antara masa lalu, masa kini, dan masa depan. Dalam Islam…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Verified by MonsterInsights