SUKOHARJO – Pengurus Takmir Masjid Nurul Huda kembali menghidupkan suasana bulan suci melalui agenda “Kampung Ramadhan”. Kegiatan yang diisi dengan buka puasa bersama ini digelar di Masjid Nurul Huda, Gayamsari, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, pada Sabtu (14/03/2026).
Acara ini bukan sekadar rutinitas makan dan minum bersama. Lebih dari itu, agenda ini dirancang sebagai wadah mempererat silaturahmi antarjamaah, mulai dari kalangan bapak-bapak, ibu-ibu, hingga para remaja.
Dalam tausiyahnya, Ustadz Agus Setyo Wahyudi menjelaskan bahwa amalan sholih yang dikerjakan secara kolektif atau bersama-sama memiliki nilai pahala yang sangat besar di sisi Allah SWT.
”Mari kita bersama-sama (jamiah) memakmurkan masjid dengan amalan sholih. Pahala yang diperoleh sangat besar ketika kita mengerjakannya dalam kebersamaan,” ujar Ustadz Agus di hadapan para jamaah.
Senada dengan hal tersebut, Ustadz Heri Agus Susanto turut memberikan penguatan mengenai dampak spiritual dari konsistensi beramal. Menurutnya, amalan sholih adalah fondasi luar biasa bagi setiap individu umat Islam.
”Amalan sholih itu manfaatnya sangat luar biasa bagi kita secara pribadi. Karena itu, perlu ada peningkatan kualitas dan konsistensi dalam melakukannya,” tambah Ustadz Heri.
Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah saat waktu berbuka tiba.
Perubahan yang Dilakukan:
- Lead (Kepala Berita): Menggunakan pola Who, What, Where, When di paragraf pertama agar pembaca langsung paham inti berita.
- Diksi: Mengubah kata “bahwasanya” dan “apabila” menjadi kalimat yang lebih lugas. Mengganti “program kerja makan-makan” dengan diksi yang lebih formal seperti “rutinitas” atau “wadah silaturahmi”.
- Tanda Baca: Memperbaiki penulisan kutipan langsung agar sesuai dengan PUEBI/EYD.
- Alur: Menyusun ulang kutipan narasumber agar lebih sistematis dan mendukung tema utama (Amalan Sholih Jamiah).

