KULIAHALISLAM – Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) merayakan hari jadinya yang ke-8. Pembukaan (opening) rangkaian Milad ke-8 ini mengusung tema “Inovasi Berkelanjutan Menuju Kampus yang Unggul dan Berkemajuan”. Senin (8/10/2026)
Acara ini diikuti oleh seluruh dosen dan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Lamongan. Acara Pembukaan rangkaian Milad UMLA ke 8 Tahun ditandai dengan prosesi simbolis pemukulan gong dan pemotongan tumpeng.
Dalam sambutannya, Rektor Universitas Muhammadiyah Lamongan, Prof. Dr. Abdul Aziz Alimul Hidayat, S.Kep., Ns., M.Kes., menyampaikan rasa syukur atas perjalanan delapan tahun kampus yang ia pimpin. Ia menyoroti rekam jejak transformasi UMLA yang berawal dari penggabungan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) dan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi hingga kini berkembang menjadi sebuah universitas yang strategis dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
“Tentu pertumbuhan ini mengalami perkembangan yang sangat pesat, baik dari segi pengembangan institusi maupun program studi. Tidak hanya dari sisi kuantitas, tetapi juga dari sisi kualitas,” ujarnya.
Melalui pembukaan ini, serangkaian kegiatan akademis, lomba, dan aksi sosial siap digelar untuk menyemarakkan peringatan Milad ke-8 UMLA selama beberapa hari ke depan.
Kejar Target 50% Prodi Berakreditasi Unggul
Prof. Abdul Aziz menekankan pentingnya peningkatan akreditasi secara berkelanjutan, dari predikat ‘Baik Sekali’ menuju ‘Unggul’. Saat ini, UMLA telah berhasil meraih akreditasi Unggul untuk tiga program studi, termasuk pada jenjang Magister.
ia juga menambahkan, pihak manajemen kampus menargetkan sebanyak 50% dari total program studi yang ada di UMLA dapat mengantongi predikat Unggul pada tahun ini,
“Kami berupaya meningkatkan pembelajaran yang sangat strategis dan berbasis dunia kerja. Riset-riset yang berdampak serta karya-karya inovasi tentu menjadi acuan utama bagi kami,” tegas Rektor.
Melalui peringatan Milad ke-8 ini, UMLA meneguhkan semangat untuk terus melakukan perbaikan, memperkuat kualitas, dan menjawab tantangan pendidikan tinggi yang semakin dinamis. Semangat perubahan diharapkan tidak berhenti pada seremoni peringatan milad, tetapi diwujudkan melalui langkah nyata dalam kehidupan akademik dan pelayanan kepada masyarakat.
Penulis Adi Familu

