BeritaMuhammadiyah

UMSU dan PDM Medan Kunjungi PCIM Malaysia, Sosialisasi Muktamar

2 Mins read

KUALA LUMPUR, 5 September 2026 – Silaturahmi antara warga Muhammadiyah lintas negara kembali terjalin. Rombongan dosen Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) bersama Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Medan mengunjungi Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Malaysia dalam rangka memperkuat ukhuwah, membangun jejaring, sekaligus mempererat hubungan antarkader Muhammadiyah di Indonesia dan Malaysia.

​Rangkaian silaturahmi tersebut berlangsung dalam dua agenda. Pertama, sosialisasi Muktamar Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah yang digelar di Rumah Hamka Malaysia (RUHAMA), Kuala Lumpur, pada Kamis, 3 September 2026. Kedua, pertandingan futsal persahabatan antara PCIM Malaysia dan tim gabungan dosen UMSU serta PDM Kota Medan pada Sabtu, 5 September 2026.

Sosialisasi Muktamar di RUHAMA

​Agenda pertama diisi dengan sosialisasi Muktamar Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah yang akan diselenggarakan di Sumatera Utara, khususnya Kota Medan.

​Dalam suasana penuh kekeluargaan, rombongan UMSU dan PDM Kota Medan diterima oleh jajaran pimpinan PCIM Malaysia di RUHAMA. Pertemuan tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus diskusi mengenai persiapan Muktamar serta kontribusi dan peran warga Muhammadiyah yang berada di luar negeri dalam mendukung kesuksesan agenda permusyawaratan terbesar Muhammadiyah tersebut.

​Selain membahas agenda Muktamar, pertemuan juga menjadi momentum memperkuat komunikasi dan sinergi antara Muhammadiyah di Kota Medan dengan PCIM Malaysia.

Futsal Persahabatan Pererat Keakraban

​Dua hari kemudian, tepatnya Sabtu, 5 September 2026, rangkaian silaturahmi dilanjutkan melalui pertandingan futsal persahabatan di SLK Sport Centre, Batu Muda, Kuala Lumpur.

​Tim futsal PCIM Malaysia menjamu tim gabungan dosen UMSU dan PDM Kota Medan. Pertandingan berlangsung selama kurang lebih satu jam dan berakhir dengan kemenangan PCIM Malaysia dengan skor 12–4.

​Meski demikian, hasil pertandingan bukan menjadi tujuan utama. Pertandingan tersebut justru menjadi sarana untuk membangun keakraban, menjaga kebugaran, dan memperkuat semangat persaudaraan di antara warga Muhammadiyah.

Baca...  KKN ITBADLA 2025: Wujudkan Desa Tangguh Melalui Ekonomi Digital Dan Kedaulatan Pangan

​“Bukan nilai gol yang tercipta, melainkan semangat dan kualitas kesehatan yang harus kita perbaiki pada masa yang akan datang,” ujar salah seorang dosen UMSU yang turut ambil bagian dalam pertandingan.

​Ia juga memberikan apresiasi terhadap semangat Rektor UMSU sekaligus Bendahara PDM Kota Medan, Prof. Dr. Akrim, M.Pd., yang akrab disapa Pak Akrim.

​“Yang paling aktif bermain futsal justru Pak Rektor. Beliau bisa bermain hingga pertandingan berakhir selama satu jam,” tuturnya.

PCIM Malaysia: Silaturahmi dan Ukhuwah Menjadi Utama

​Ketua Tim Futsal PCIM Malaysia, Dr. Zeldy Suryadi, menyambut positif pertandingan persahabatan tersebut. Menurutnya, kehadiran rombongan dari Sumatera Utara memiliki makna khusus karena menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan dengan sesama warga Muhammadiyah dari daerah asal yang sama.

​“Kami merasa senang bisa bertanding dengan tamu khas dari Indonesia, khususnya Sumatera Utara. Jadi tidak merasa kaku dalam melayani tamu dari daerah yang sama. Ini murni silaturahmi dan ukhuwah Muhammadiyah,” ujarnya.

​Kegiatan kemudian ditutup dengan foto bersama dan ramah tamah. Pertemuan tersebut menunjukkan bahwa semangat Muhammadiyah tidak dibatasi oleh jarak dan batas negara. Silaturahmi antara UMSU, PDM Kota Medan, dan PCIM Malaysia diharapkan terus berkembang menjadi sinergi yang lebih luas dalam berbagai bidang.

​Rangkaian kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat jaringan Muhammadiyah di tingkat internasional, dengan menjadikan silaturahmi, ukhuwah, dan kolaborasi sebagai fondasi utama dalam membangun gerakan persyarikatan.

Jurnalis: Sholikhan Abd Halim

Juru Foto: Tim Dokumentasi dan Publikasi PCIM Malaysia

116 posts

About author
Media dan Publikasi Serikat Usaha Muhammadiyah.
Articles
Related posts
BeritaMuhammadiyah

Lazismu Himpun Donasi Gempa NTT Rp6 Miliar untuk Korban

2 Mins read
​JAKARTA (4/9/2026) – Pascagempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 15 Agustus 2026, Muhammadiyah langsung memobilisasi sumber daya dari semua unsur…
ArtikelBerita

Ketika Piring Berubah Jadi Petaka: Menimbang Ulang Nurani di Balik Program Makan Bergizi Gratis

5 Mins read
Selasa malam, 1 September 2026, langit Tanggulangin, Sidoarjo, dipenuhi lolongan sirene. Bukan sirene tanda bahaya kebakaran atau bencana alam, melainkan seruan darurat…
BeritaMuhammadiyah

Tangani 2.222 Pasien, Ini Kiprah EMT Muhammadiyah Gempa NTT

2 Mins read
​NUSA TENGGARA TIMUR — Status keadaan darurat bencana pascagempa selama 14 hari yang ditetapkan Bupati Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, melalui Surat…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *